This Author published in this journals
All Journal Jurnal Investasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH IMPLEMENTASI PERMENDAGRI NO. 7/2024 TENTANG PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA DAN PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN INDRAMAYU: Impact of Implementing Minister of Home Affairs Regulation No. 7/2024 on Regional Asset Management, Work Effectiveness, and Regional Revenue in Indramayu Regency Somantri, Rio; Erna, Erna; Hendarto, Agus
Jurnal Investasi Vol. 11 No. 4 (2025): Jurnal Investasi Vol. 11 No 4
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v11i4.365

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) terhadap efektivitas kerja serta kontribusinya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Indramayu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap aparatur Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui regresi linier berganda dan uji parsial serta simultan untuk mengetahui pengaruh implementasi kebijakan terhadap efektivitas dan kinerja peningkatan PAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Permendagri No. 7/2024 berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja aparatur, terutama pada aspek kepatuhan prosedur, ketepatan waktu pengelolaan aset, serta transparansi administrasi. Selain itu, implementasi kebijakan berkontribusi terhadap peningkatan PAD melalui optimalisasi pencatatan aset, pemanfaatan aset idle, dan peningkatan nilai aset daerah. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel implementasi kebijakan menjelaskan sebagian besar variasi efektivitas kerja, sementara faktor lain seperti kompetensi aparatur, teknologi informasi, dan budaya organisasi juga turut memengaruhi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa implementasi Permendagri No. 7/2024 menjadi instrumen yang penting dalam memperkuat tata kelola aset daerah, meningkatkan efektivitas kinerja aparatur, serta mendorong optimalisasi pendapatan daerah.