Rambe, Mirza Syahdat
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU LEMBAGA PENDIDIKAN (STUDI DESKRIPTIF DI MTS YAYASAN PENDIDIKAN IBADAH TEBING SYAHBANDAR) Rambe, Mirza Syahdat; Rahma, Alya Nazwa Nursyifa; Damanik, Imelda; Nabilah, Husna; Desmayani, Kusria
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i1.9212

Abstract

In an educational institution the principal has a very important role in determining the back and forth of an educational institution because the principal is one of the components of education that has the most role in improving the quality of education and is directly responsible for education management which is directly related to all processes in a school. The principal has a big role in the process of improving the management of educational institutions, one of which is the principal as the top leader who has the right to make decisions and gives authority to teachers and all school members, the principal also supervises and monitors all matters relating to the school in particular and educational institutions in general. The purpose of this research was to determine the role of the principal in the quality management of educational institutions MTS Yayasan Pendidikan Ibadah Tebing Syahbandar. The research that the authors do is included in the type of qualitative research. In collecting data, the author uses the method of observation, interviews, and documentation. From the research results, the data are collected and analyzed, then the data is reduced, then the data is presented in descriptive form and drawing conclusions. The results showed that the role of the principal in the management of quality improvement of educational institutions at MTS Yayasan Pendidikan Ibadah Tebing Syahandar is realized in the form of activities related to program achievement and school policy.  ABSTRAK Dalam suatu lembaga pendidikan kepalasekolah memiliki peran yang sangat menetukan maju mundurnya suatu lembaga pendidikan karena kepala sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang paling berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan bertanggung jawab atas manajemen pendidikan secara langsung yang berkaitan dengan semua proses yang ada di suatusekolah. Kepala sekolah memiliki peran yang besar dalam proses peningkatan manajemen lembaga pendidikan, salah satunya yaitu kepala sekolah sebagai puncak pimpinan yang berhak mengambil keputusan dan memberikan wewenang untuk para guru, semua warga sekolah, kepala sekolah juga melakukan pengawasan dan monitoring terhadap semua hal yang berkaitan dengan sekolah pada khususnya, lembaga pendidikan pada umumnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini, untuk mengetahui Peran Kepala Sekolah dalam Manajemen Mutu Lembaga Pendidikan di MTS Yayasan Pendidikan IbadahTebing Syahbandar. Penelitian yang penulis lakukan adalah termasuk kedalam jenis penelitian kualitatif. Dalam mengumpulkan data, penulis menggunakan metode observasi, wawancara. Dari hasil penelitian kemudian data dikumpulkan dan dianalisis, kemudian data tersebut direduksi, selanjutnya data tersebut disajikan dalam bentuk deskriptif dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peran Kepala Sekolah dalam Manajemen Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan di sekolah MTS Yayasan Pendidikan Ibadah Tebing Syahbandar direalisasikan dalam bentuk kegiatan kaitannya dengan ketercapaian program serta kebijakan sekolah.  
PERAN KELUARGA SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM PERTAMA Rambe, Mirza Syahdat; Zalwa, Annis; Azmi, Tiara; Azzahra, Risma; Laila, Ana
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9424

Abstract

The family is a fundamental institution from an Islamic perspective, serving as the foundation for a child's personality, faith, and morality before they enter formal education. This study focuses on a comprehensive examination of the family's strategic role as the primary Islamic educational institution and analyzes the challenges of parenting in the digital era. Using a qualitative approach with a library study method, this study examines various scientific literature, books, and academic journals through descriptive-analytical data analysis techniques to synthesize the concept of ideal family education. The study's findings indicate that the successful internalization of Islamic values ​​is highly dependent on parental role models and consistent practice of worship, which effectively shape religious character and children's self-control against the negative influences of modernization. However, the effectiveness of family education is currently hampered by parental time constraints and the massive dominance of digital media. The main conclusion emphasizes that the family is an irreplaceable spiritual fortress that determines the quality of the next generation. Therefore, strengthening the capacity of parents as primary educators is an absolute prerequisite for producing individuals with noble character who are adaptive while remaining steadfast in religious values. The synergy between conceptual understanding and practical role models at home is an essential key to the success of a holistic and sustainable Islamic education. ABSTRAK Keluarga merupakan institusi fundamental dalam perspektif Islam yang berfungsi sebagai peletak dasar kepribadian, akidah, dan moralitas anak sebelum mengenal pendidikan formal. Penelitian ini berfokus untuk mengkaji secara komprehensif peran strategis keluarga sebagai lembaga pendidikan Islam pertama serta menganalisis tantangan pengasuhan di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini menelaah berbagai literatur ilmiah, buku, dan jurnal akademik melalui teknik analisis data deskriptif-analitis guna menyintesis konsep pendidikan keluarga yang ideal. Temuan studi menunjukkan bahwa keberhasilan internalisasi nilai keislaman sangat bergantung pada keteladanan orang tua dan konsistensi pembiasaan ibadah yang efektif membentuk karakter religius serta kontrol diri anak terhadap pengaruh negatif modernisasi. Kendati demikian, efektivitas pendidikan keluarga kini terhambat oleh keterbatasan waktu orang tua dan dominasi media digital yang masif. Simpulan utama menegaskan bahwa keluarga adalah benteng spiritual tak tergantikan yang menentukan kualitas generasi penerus, sehingga penguatan kapasitas orang tua sebagai pendidik utama menjadi prasyarat mutlak dalam mencetak individu berakhlak mulia yang adaptif namun tetap teguh pada nilai agama. Sinergi antara pemahaman konseptual dan praktik keteladanan nyata di rumah menjadi kunci esensial keberhasilan pendidikan Islam yang holistik dan berkelanjutan.
PERAN BIMBINGAN KONSELING PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK AKHLAK PESERTA DIDIK DI MADRASAH TSANAWIYAH Rambe, Mirza Syahdat; Hakam, Abdillah; Zaira, M. Firas Samudera; Hamid, Abdul
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9433

Abstract

The complexity of students' moral and psychological challenges in the modern era demands integrative educational services. This study aims to analyze the strategic role of Islamic Education in the implementation of Islamic Guidance and Counseling (BKPI) and its contribution to the formation of students' morals in Islamic Junior High Schools (Madrasah Tsanawiyah). Using a descriptive qualitative approach, the study involved counselors and students as subjects, with data collection through observation, in-depth interviews, and documentation. Analysis was carried out systematically, starting from data reduction to drawing conclusions. The findings indicate that the implementation of BKPI based on Islamic values, such as faith and morals, through a humanist-religious approach has proven effective in shaping students' personalities. Counselors who act as good role models are able to instill the values ​​of honesty, patience, and responsibility, thus positively impacting students' religious discipline and emotional control. Despite technical obstacles such as time constraints, the counseling approach based on the Qur'an and Hadith successfully creates psychological calm and corrects deviant behavior. The main conclusion confirms that the substantial integration of Islamic Education Science in BKPI services is crucial to produce a generation that is not only intellectually intelligent, but also has spiritual maturity and noble character in facing the dynamics of life. ABSTRAK Kompleksitas tantangan moral dan psikologis siswa di era modern menuntut layanan pendidikan yang integratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis Ilmu Pendidikan Islam dalam pelaksanaan Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) serta kontribusinya terhadap pembentukan akhlak peserta didik di Madrasah Tsanawiyah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian melibatkan konselor dan siswa sebagai subjek, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis dilakukan secara sistematis mulai dari reduksi data hingga penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa implementasi BKPI yang berlandaskan nilai-nilai Islam, seperti akidah dan akhlak, melalui pendekatan humanis-religius terbukti efektif membentuk kepribadian siswa. Konselor yang berperan sebagai uswah hasanah mampu menanamkan nilai kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab, sehingga berdampak positif pada peningkatan kedisiplinan ibadah dan kontrol emosi siswa. Meskipun terdapat kendala teknis seperti keterbatasan waktu, pendekatan konseling berbasis Al-Qur’an dan Hadis berhasil menciptakan ketenangan psikologis dan memperbaiki perilaku menyimpang. Simpulan utama menegaskan bahwa integrasi substansial Ilmu Pendidikan Islam dalam layanan BKPI sangat krusial untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga memiliki kematangan spiritual dan berakhlakul karimah dalam menghadapi dinamika kehidupan.