The development of science and technology encourages innovations in the teaching and learning process, one of which is interactive learning multimedia that integrates text, images, audio, video, animation, and simulations to create a more engaging learning experience. English is often considered difficult by students because it is not used in their daily lives, resulting in relatively lower learning outcomes. The problem arises because teachers still use conventional teaching methods and make limited use of digital technology. This study aims to develop an English learning multimedia application to optimize the learning process for both students and teachers. The development method used is the Waterfall model, which includes needs analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. Based on the functionality testing results, the developed multimedia application operates properly and meets all system requirements, making it feasible to use as a supporting learning medium.Keywords: Multimedia; Learning; Interactive; Android; Waterfall AbstrakPerkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong pembaruan dalam proses belajar mengajar, salah satunya melalui multimedia pembelajaran interaktif yang menggabungkan teks, gambar, audio, video, animasi, dan simulasi untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik. Bahasa Inggris sering dianggap sulit oleh siswa karena bukan bahasa yang digunakan sehari-hari, sehingga nilai hasil belajar cenderung lebih rendah. Permasalahan muncul karena metode pembelajaran yang digunakan guru masih konvensional dan kurang memanfaatkan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi multimedia pembelajaran Bahasa Inggris untuk mengoptimalkan proses pembelajaran siswa dan guru. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall, meliputi analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Berdasarkan hasil pengujian fungsionalitas, aplikasi multimedia yang dikembangkan berfungsi dengan baik dan memenuhi seluruh kebutuhan sistem, sehingga dinilai layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran.