Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN POLA MAKAN, AKTIVITAS FISIK, POLA TIDUR DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRA-LANSIA DI PUSKESMAS KAPASA KOTA MAKASSAR Ramdiana, Ramdiana; Syahruddin, Akmal Novrian; Mufirah, Mufirah
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 4 (2025): Vol. 1 No. 4 Desember 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i4.54

Abstract

Hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan terutama pada usia pra-lansia yang rentang terhadap perubahan fisiologis.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan,aktivitas fisik,dan pola tidur pada kejadian hipertensi pada usia pra-lansi di Puskesmas Kapasa Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di puskesmas Kapasa kota Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 52 responden pada usia 45-59 tahun yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data Hipertensi di peroleh dari rekan medis yang tersedia di puskesmas, dalamĀ  variabel pola makan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), variabel aktivitas fisik menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), dan variabel pola tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), Data di analisis menggunakan uji chi-square denganĀ  p-value p= 0,05. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi (p=0.001).Terdapat hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi dengan (p=0,037).Terdapat hubungan pola tidur dengan kejadian hipertensi dengan (p=0.023). Kesimpulan penelitian ini, menunjukan pola makan,aktivitas fisik,dan pola tidur terdapat hubungan yang signifikan. Responden dengan pola makan tidak sehat,aktivitas fisik rendah,dan kualitas tidur buruk cenderung memiliki tekanan darah tinggi.Sedangkan kata kunci merupakan kata yang paling menentukan dalam karya tulis ilmiah dan mengandung pengertian suatu konsep, cukup informasi untuk indeks, dan membantu dalam penelusuran. Kata kunci dapat berupa kata tunggal dan majemuk, terdiri 3 sampai 5 kata.