Pendidikan karakter merupakan bagian integral dalam Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk mengembangkan siswa secara holistik, tidak hanya dalam aspek akademik tetapi juga dalam aspek moral, sosial, dan karakter. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek, kegiatan kontekstual, dan keterlibatan aktif berbagai pihak seperti guru, orang tua, dan masyarakat, pendidikan karakter dapat diintegrasikan dalam semua mata pelajaran. Penelitian ini mengungkapkan bahwa implementasi pendidikan karakter menghadapi tantangan seperti keterbatasan pelatihan guru, kekurangan infrastruktur, dan dukungan orang tua yang bervariasi. Meskipun demikian, terdapat peluang besar untuk memperbaiki implementasi pendidikan karakter melalui pengembangan pelatihan guru, peningkatan infrastruktur, dan penilaian karakter yang lebih konsisten. Pendekatan berbasis proyek dan pembelajaran kontekstual terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan 4C (kolaborasi, komunikasi, berpikir kritis, dan kreatif), serta mengintegrasikan nilai-nilai karakter yang penting untuk pembentukan pribadi siswa yang tangguh dan berkarakter. Abstract Character education is an integral part of the Merdeka Curriculum aimed at developing students holistically, not only in academic aspects but also in moral, social, and character aspects. Through project-based learning, contextual activities, and active involvement of various stakeholders such as teachers, parents, and the community, character education can be integrated into all subjects. This study reveals that the implementation of character education faces challenges such as limited teacher training, lack of infrastructure, and varying parental support. However, there are significant opportunities to improve the implementation of character education through the development of teacher training, enhanc5ement of infrastructure, and more consistent character assessments. Project-based learning and contextual learning approaches have proven effective in developing 4C skills (collaboration, communication, critical thinking, and creativity), as well as integrating essential character values for shaping resilient and well-rounded students.