Doni Putra Hidayat
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMAAFAN DAN KONFLIK KELUARGA PADA REMAJA AKHIR Doni Putra Hidayat; Puti Febrina Niko; Dwita Razkia
AN-NAFS Vol. 19 No. 1 (2025): AN-NAFS: Jurnal Fakultas Psikologi
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/annafs.2025.vol19(1).19889

Abstract

Pemaafan memainkan peran penting bagi remaja yang menghadapi konflik dengan orang tua mereka, karena hal ini membantu memperkuat hubungan mereka dan memberikan manfaat bagi diri mereka dan anggota keluarga lainnya. Penelitian dilakukan di salah satu universitas yang ada di kota Pekanbaru dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik sampling acak sederhana dengan melibatkan 278 responden yang merupakan mahasiswa di salah satu Universitas di Pekanbaru. Skala pemaafan dikembangkan oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek pemaafan yang dikemukakan oleh McCullough (2000) yaitu motivasi menghindar, motivasi balas dendam, dan motivasi kebajikan. Adapun skala konflik keluarga dikembangkan berdasarkan aspek-aspek konflik keluarga yang dikemukakan oleh Lestari (2018) yaitu responsivitas dan tuntutan. Hasil analisis statistik dengan menggunakan korelasi Spearman Rho menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara pemaafan dan konflik keluarga pada remaja akhir, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,547 dan p-value 0,000 (< 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pemaafan, maka semakin tinggi pula konflik keluarga dan sebaliknya. Hasil penelitian ini mengindikasi bahwa individu yang mengalami konflik keluarga cenderung memiliki tingkat pemaafan yang lebih tinggi karena dalam situasi konflik, seseorang belajar untuk memaafkan sebagai bentuk mekanisme adaptasi untuk menjaga hubungan keluarga.