Employee performance is a crucial factor for the sustainability of KPRI Prima Karya Husada amidst increasingly fierce business competition, where work motivation, adequate compensation, and a strong organizational culture are believed to be the main drivers of human resource productivity. This study aims to analyze the influence of compensation and organizational culture on employee performance, by placing motivation as an intervening variable. Using a quantitative approach, data were collected from 40 KPRI Prima Karya Husada employees through questionnaires and analyzed using path analysis. The results showed that compensation and organizational culture have a positive and significant effect on work motivation. In addition, these two independent variables, along with motivation, were proven to have a positive and significant direct impact on employee performance. Another important finding is the effective role of motivation in mediating the influence of compensation and organizational culture on performance improvement. The main conclusion of this study confirms that organizational culture is the most dominant variable in influencing performance, so that strengthening organizational values is a vital strategy for cooperatives to achieve sustainable competitive advantage. ABSTRAK Kinerja karyawan merupakan faktor krusial bagi keberlangsungan KPRI Prima Karya Husada di tengah dinamika persaingan usaha yang semakin ketat, di mana motivasi kerja, kompensasi yang layak, serta budaya organisasi yang kuat diyakini menjadi pendorong utama produktivitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, dengan menempatkan motivasi sebagai variabel intervening. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 40 karyawan KPRI Prima Karya Husada melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Selain itu, kedua variabel independen tersebut, bersama dengan motivasi, terbukti memiliki dampak positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan. Temuan penting lainnya adalah peran motivasi yang efektif dalam memediasi pengaruh kompensasi dan budaya organisasi terhadap peningkatan kinerja. Simpulan utama studi ini menegaskan bahwa budaya organisasi merupakan variabel yang paling dominan dalam memengaruhi kinerja, sehingga penguatan nilai-nilai organisasi menjadi strategi vital bagi koperasi untuk mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.