Yustina Jenetri Bata
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Tehnik Role Playing Dalam Mengembangkan Sikap Toleransi Pada Siswa Multikultural UPTD SD Negeri 122353 Kelas III Pematangsiatar : Tehnik Role Playing Simangunsong, Renol; Jennyfer Simanjuntak; Yustina Jenetri Bata; Mensen Ebenezer Galingging; Marta Manihuruk; Juwito Sitinjak; Helen Sihombing; Eva Pasaribu
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v3i4.1301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam efektivitas penggunaan teknik role playing dalam menanamkan nilai toleransi pada siswa multikultural di UPTD SD Negeri 122353 Pematangsiantar sebagai respons terhadap tantangan keberagaman sosial, budaya, dan agama di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap guru dan siswa guna memperoleh gambaran autentik mengenai proses dan dampak pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik role playing mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna, serta mendorong keterlibatan emosional dan sosial siswa dalam memahami nilai toleransi. Melalui simulasi peran yang merepresentasikan situasi nyata, siswa mampu mengidentifikasi bentuk perilaku toleran dan intoleran, mengembangkan empati, serta menunjukkan perubahan sikap yang lebih menghargai perbedaan dalam interaksi sehari-hari. Pembahasan lebih lanjut mengungkap bahwa keberhasilan teknik ini sangat ditentukan oleh peran guru sebagai fasilitator yang mengarahkan alur kegiatan, memantik refleksi kritis, dan memberikan penguatan nilai secara kontekstual dan berkelanjutan. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya kajian pendidikan multikultural dengan menegaskan relevansi pembelajaran berbasis pengalaman dalam proses internalisasi nilai sosial pada anak usia sekolah dasar. Secara praktis, temuan penelitian ini memberikan implikasi bagi pendidik dan pengambil kebijakan untuk mengintegrasikan teknik role playing dalam kurikulum sebagai strategi pembelajaran inklusif yang efektif dalam menumbuhkan sikap toleransi dan memperkuat kohesi sosial di lingkungan sekolah dasar.