Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Konsep Khiyār dalam Transaksi E-Commerce: Analisis Maqāṣid al-Sharīʿah terhadap Mediasi Platform Shopee Al Amin, Zaid
Al-Aqad Vol. 5 No. 2 (2025): Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : LP2M and Shariah Faculty of The Pontianak State Institute of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The expansion of platform-based e-commerce has significantly transformed muʿāmalah transactions, including the operation of khiyār, which in classical fiqh muʿāmalah functions as an individual right to affirm or rescind a contract. In Shopee’s e-commerce transactions, khiyār is no longer exercised personally and flexibly, but is mediated through platform procedures such as escrow mechanisms, fixed complaint periods, and internal dispute resolution. This shift raises normative questions regarding the function and legitimacy of khiyār in contemporary muʿāmalah. This study employs normative legal research using fiqh muʿāmalah and maqāṣid al-sharīʿah approaches, drawing on classical fiqh literature, maqāṣid theory, and Shopee’s transaction policies. The findings show that khiyār has transformed into an institutionalized procedural mechanism. From a maqāṣid perspective, this transformation is functionally acceptable insofar as it protects property and prevents harm, though rigid administrative limits may undermine substantive justice. The study highlights the need to reinterpret khiyār as a maqāṣid-oriented protective instrument adapted to digital transactions.
Pengaruh Beban Pajak, Aset Takberwujud, dan Kepemilikan Asing terhadap Indikasi Praktik Transfer Pricing pada Perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer Subsektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Periode 2019–2023 Al Amin, Zaid; Sudirman, Ganefo; Mahwiyah, Mahwiyah
Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): April: Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jaman.v6i01.2674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Beban Pajak, Aset TakBerwujud, dan Kepemilikan Asing terhadap Indikasi Praktik Transfer Pricing pada perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer Subsektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Periode 2019–2023. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi linier berganda, hasil penelitian menunjukkan bahwa Beban Pajak dan Kepemilikan Asing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap indikasi praktik transfer pricing. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan beban pajak yang tinggi atau proporsi kepemilikan asing yang besar cenderung lebih patuh dan tidak melakukan praktik transfer pricing, kemungkinan karena standar kepatuhan dan tata kelola yang lebih ketat. Sebaliknya, Aset TakBerwujud tidak berpengaruh signifikan, yang menunjukkan bahwa aset takberwujud seperti merek dagang, paten, atau lisensi tidak memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan transfer pricing di sektor ini. Studi ini juga menegaskan bahwa ketiga variabel tersebut secara simultan berpengaruh signifikan terhadap praktik transfer pricing. Hasil ini menyoroti pentingnya faktor internal perusahaan dan karakteristik sektoral dalam memengaruhi perilaku perpajakan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur transfer pricing dengan menekankan pentingnya konteks industri dan regulasi dalam strategi pajak perusahaan.