Penelitian ini fokus pada pemahaman konsep geometri siswa kelas VI sekolah dasar yang dikaji melalui latihan soal pemahaman konsep yang disertai wawancara. Materi yang diteliti meliputi jaring-jaring kubus dan balok, luas permukaan, serta volume bangun ruang. Kajian ini diarahkan untuk melihat kemampuan siswa dalam memahami konsep geometri, menjelaskan kembali materi dengan bahasanya sendiri, serta menyelesaikan permasalahan secara runtut dan logistik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Kuripan Kidul 2 Kota Pekalongan. Data diperoleh melalui tes uraian yang diberikan kepada seluruh siswa, serta wawancara mendalam yang dilakukan terhadap tiga siswa terpilih untuk menggali pemahaman konsep geometri secara lebih rinci. Pemilihan subjek wawancara didasarkan pada perbedaan tingkat pemahaman konsep siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep geometri siswa berada pada tingkat yang beragam. Dari dua belas siswa, tujuh siswa berada pada kategori sangat baik, dua siswa pada kategori baik, dua siswa pada kategori cukup, dan satu siswa pada kategori kurang. Siswa dengan tingkat pemahaman tinggi mampu menjelaskan kembali konsep geometri dengan baik, menentukan rumus yang sesuai, serta menyelesaikan soal secara runtut dan tepat. Siswa dengan tingkat pemahaman sedang umumnya mampu menyelesaikan soal, namun masih mengalami kendala dalam ketelitian dan proses perhitungan. Sementara itu, siswa dengan tingkat pemahaman rendah menunjukkan kesulitan dalam memahami konsep geometri, khususnya pada materi luas permukaan dan volume bangun ruang, serta belum mampu menjelaskan kembali konsep secara lisan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa soal yang melibatkan visualisasi gambar lebih mudah dipahami oleh siswa. Masalah utama yang dialami siswa terletak pada pemahaman maksud soal dan langkah-langkah penyelesaiannya. Dengan demikian, penggunaan tes uraian yang disertai wawancara mampu memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kemampuan pemahaman konsep geometri siswa sekolah dasar.