Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEARIFAN LOKAL DALAM PENGGUNAAN MATERIAL BANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN PENGINAPAN DI JL. MONKEY FOREST UBUD BALI Wachidatullailiya, Meitha; Solekhah, Regita Indarti; ‘Aini, Mabdiyah Qurroti; Az Zahwa, Elsa Sahira; Sinaga, Erika Fetriborn; Aisyah, Aisyah; Mahroini, Zahidah
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2025.v15i3.010

Abstract

Peningkatan pembangunan fasilitas pariwisata di Bali menimbulkan urgensi dalam menjaga keseimbangan antara modernisasi dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal masyarakat Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji wujud penerapan kearifan lokal dalam penggunaan material bangunan ramah lingkungan pada penginapan di kawasan Jl. Monkey Forest, Ubud. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif eksploratif, yang berupaya memahami fenomena sosial-budaya secara mendalam. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh adat, pengrajin, arsitek, dan masyarakat setempat, serta dokumentasi visual terhadap objek bangunan. Analisis data dilakukan secara induktif dengan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk menemukan makna kontekstual dari praktik penggunaan material lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penginapan di Bali menerapkan nilai-nilai kearifan lokal melalui pemanfaatan material alami seperti kayu jati, bambu, batu alam, batu bata merah, rotan, dan genteng tanah liat. Material tersebut tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan tetapi juga memperkuat identitas arsitektur tradisional Bali. Meskipun demikian, penggunaan material alami menghadapi tantangan berupa kebutuhan perawatan intensif, ketahanan terhadap cuaca tropis, dan biaya konstruksi yang relatif tinggi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara kearifan lokal dan inovasi teknologi material modern menjadi kunci untuk mewujudkan arsitektur penginapan berkelanjutan yang selaras dengan budaya dan lingkungan Bali.