Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Perilaku Personal Hygiene Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri Di Smk Kesehatan Bali Dewata Angelina, Ayu Vriska; Somoyani, Ni Ketut; Mahayati, Ni Made Dwi
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.339

Abstract

Keputihan merupakan kondisi keluarnya cairan atau lendir dari vagina yang dapat bersifat fisiologis maupun patologis. Keputihan merupakan kondisi dimana vagina mengeluarkan lendir ataupun cairan seperti nanah. Faktor pencetus keputihan yaitu bakteri, virus, jamur parasit, serta kurangnya kebersihan pada alat genetalia terutama pada daerah vagina. Keputihan abnormal yang terjadi dan tidak tertangani dengan baik dapat meningkatkan kesehatan organ kewanitaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku personal higiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional . Sampel yang digunakan sebanyak 75 responden dan dipilih menggunakan teknik sampling purposive sampling . Tempat penelitian dilaksanakan di SMK Kesehatan Bali Dewata pada bulan 17 April 2025. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 32 responden (42,7%) memiliki perilaku personal higiene yang baik, sebanyak 43 responden (57,3%) dengan sperilaku personal higiene cukup. Kemudian sebanyak 47 responden (62,7%) mengalami keputihan patologis, dan 28 responden (37,3%) mengalami keputihan patologis. Hasil p-value 0,000 (α<0,05), bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku personal higiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri. Diharapkan remaja putri mampu meningkatkan kesadaran diri dalam mencari informasi lebih lanjut terkait dengan kebersihan diri terutama di daerah kewanitaan sehingga dapat menciptakan kesehatan organ reproduksi yang sehat sedari dini, dan meminimalisir terjadinya masalah kesehatan khususnya pada area organ intim di masa yang akan datang.