Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR RENDAHNYA MINAT WANITA USIA SUBUR MELAKUKAN IVA TEST DI PUSKESMAS HARAPAN RAYA Widya Juliarti; Ani Triana; Kiki Megasari; Chaira Maharani
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4185

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi perempuan dengan angka kejadian dan kematian yang masih tinggi, sementara cakupan deteksi dini melalui metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan minat wanita usia subur (WUS) dalam melakukan deteksi dini kanker serviks menggunakan metode IVA di Puskesmas Harapan Raya Kota Pekanbaru tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh WUS di wilayah kerja Puskesmas Harapan Raya dengan jumlah sampel sebanyak 43 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis melalui analisis univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki minat melakukan pemeriksaan IVA (53,5%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa paritas (p=0,004; POR=8,821) dan riwayat kanker serviks (p=0,039; POR=7,000) berhubungan secara signifikan dengan minat WUS melakukan pemeriksaan IVA. Sementara itu, variabel umur, pekerjaan, pengetahuan, sikap, dukungan teman, dukungan suami, dan akses informasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Disimpulkan bahwa paritas dan riwayat kanker serviks merupakan faktor yang memengaruhi minat WUS dalam melakukan deteksi dini kanker serviks. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi dan konseling yang berfokus pada perubahan persepsi untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan IVA.