Nusantari, Okta Viviana Asmi
Department Of Visual Communication Design, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Innovative Batik Motif Designs for the Sekolah Indonesia Makkah (SIM) Dress Code as Cultural Symbol of Pride for Diaspora Students Ponimin, Ponimin; Irawanto, Rudi; Wardana, Ludi Wishnu; Nusantari, Okta Viviana Asmi
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Vol 18, No 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24433527.v18i2.23243

Abstract

Fostering a sense of love for Indonesia is essential for every citizen, including students of Sekolah Indonesia Makkah who live in Saudi Arabia. This can be achieved with their iconic school uniforms featuring batik decorative motifs that reflect Indonesian aesthetics combined with iconic elements of the local culture and natural environment of Mecca, Saudi Arabia.  School uniforms featuring such batik ornaments can also instill a sense of pride among students as members of the Indonesian nation living abroad, particularly in Saudi Arabia. To produce a dress code design featuring these motifs, a creative art-based method is required. The process involves: (a) developing conceptual designs, (b) creating design sketches for batik motifs, (c) applying the designed motifs to textile materials, (d) sewing prototype products, and (e) analyzing the aesthetic outcomes of the dress code that incorporates Indonesian and Saudi Arabian decorative elements. The creative outcome of this research is a prototype of a school dress code design that features decorative motifs inspired by the natural and cultural elements of both Indonesia and Saudi Arabia, developed for three education levels: elementary school, junior high school, and senior high school.
Eksplorasi strategi visual dalam branding produk skincare lokal melalui desain kemasan minimalis Lisa Odillia; Okta Viviana Asmi Nusantari
Jurnal Desain Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v13i2.834

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan desain kemasan minimalis perawatan kulit (skincare) sebagai strategi visual untuk membentuk citra merek dan identitasnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotik. Lima merek perawatan kulit lokal diteliti berdasarkan model interpretasi triadikal, yaitu ikonik, indeksikal, dan simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan minimalis dalam desain kemasan bukan hanya soal selera estetika, melainkan juga representasi budaya yang menggabungkan tren desain modern global dengan nilai-nilai etika dan spiritual yang khas. Setiap merek menginterpretasikan konsep minimalis secara berbeda untuk mencerminkan cerita uniknya, seperti menekankan kesucian spiritual, menonjolkan transparansi berbasis sains, mengedepankan kemewahan yang diidamkan, menggambarkan inklusivitas yang menyenangkan, dan merefleksikan keterjangkauan yang autentik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi branding minimalis berfungsi sebagai diskursus semiotik tentang kepercayaan, etika, dan identitas budaya, serta memberikan pandangan baru mengenai bagaimana penyederhanaan visual dapat memperkaya simbolisme dalam komunikasi merek.