Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pentingnya Literasi Keuangan Bagi Generasi Muda Pada Sman 1 Gunung Sindur Ratri, Danina Madya; Saputra, Andri; Aushaf, Siham Ikbar; Tumanggor, Rahmayanti
SocServe: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): SocServe: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan literasi keuangan menjadi salah satu keterampilan esensial yang perlu dikuasai generasi muda untuk mempersiapkan diri menghadapi dinamika ekonomi modern. SMA Negeri 1 Gunung Sindur sebagai sekolah berakreditasi A dan telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, memiliki peran penting dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga cakap dalam mengatur keuangan pribadi. Akan tetapi, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih memiliki tingkat literasi keuangan yang rendah, yang tercermin melalui perilaku konsumtif, terpengaruhnya tren media sosial terhadap pola belanja mereka, serta kurangnya kebiasaan menabung secara teratur. Hal ini menjadi indikator bahwa pemahaman mereka mengenai pentingnya literasi keuangan masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam aspek-aspek dasar seperti bagaimana mengelola uang saku, menyusun perencanaan keuangan sederhana, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung yang berkelanjutan. Selain itu, siswa juga perlu diperkenalkan pada konsep finansial yang lebih luas, seperti pengendalian pengeluaran, pengelolaan risiko pribadi, hingga pengenalan awal terhadap prinsip-prinsip investasi yang aman dan sesuai dengan usia mereka. Peningkatan pemahaman ini menjadi penting agar siswa mampu mengambil keputusan finansial yang lebih bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh tren konsumtif yang berkembang di lingkungan digital saat ini. Kegiatan edukasi literasi keuangan yang dilaksanakan pada program Pengabdian Kepada Masyarakat di SMAN 1 Gunung Sindur dirancang dengan pendekatan partisipatif melalui kegiatan presentasi interaktif, diskusi kecil, dan sesi tanya jawab. Setelah mengikuti kegiatan, siswa menunjukkan peningkatan pengetahuan terkait pentingnya merencanakan keuangan sejak usia sekolah, cara menabung yang lebih terstruktur, serta wawasan awal mengenai investasi sederhana. Intervensi ini juga berdampak pada perubahan sikap siswa, dari perilaku konsumtif menuju pola pengelolaan uang yang lebih bertanggung jawab. Dengan demikian, program literasi keuangan ini tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktis yang dapat langsung mereka aplikasikan untuk mendukung kemandirian finansial di masa mendatang.