This study aims to describe the implementation of the Deep Learning approach within the Merdeka Curriculum in Grade 5 at SDK Sang Timur Pasuruan. This approach emphasizes meaningful, joyful, and mindful learning, and is oriented toward the development of eight graduate profile dimensions: faith and devotion, citizenship, critical thinking, creativity, collaboration, independence, health, and communication. This research employed a descriptive qualitative method, with participants including fifth-grade students, teachers, the principal, and parents. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model (data reduction, data display, and conclusion drawing). The findings reveal two key results: the application of the three principles of Deep Learning and the achievement of the eight graduate profile dimensions in the learning process. Through project-based activities, group discussions, reflection, and real-life contextual tasks, students were actively engaged in learning. They did not merely memorize content but were encouraged to think critically, discuss, collaborate, and understand the meaning of learning in daily life. The study recommends continuous professional development for teachers in designing structured and differentiated deep learning experiences tailored to students' characteristics. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka di kelas 5 SDK Sang Timur Pasuruan. Pendekatan ini menekankan pada pembelajaran yang bermakna (meaningful), menyenangkan (joyful), dan penuh kesadaran (mindful), serta berorientasi pada pengembangan delapan dimensi profil lulusan: keimanan dan ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian terdiri dari siswa kelas 5, guru, kepala sekolah, dan wali murid. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan). Temuan penelitian menunjukkan hasil analisis tiga prinsip Deep Learning dan ketercapaian 8 dimensi profil lulusan pada pembelajaran di kelas 5 SDK Sang Timur Pasuruan. Melalui kegiatan proyek, diskusi kelompok, refleksi, dan tugas yang berkaitan dengan kehidupan nyata, siswa terlibat secara aktif dalam proses belajar. Siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga berpikir, berdiskusi, bekerja sama, dan memahami makna pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan untuk guru dalam menyusun pembelajaran mendalam yang terstruktur dan diferensiatif sesuai karakteristik siswa.