Permasalahan dalam penelitian adalah Motivasi Kerja Dan Budaya Organisasi yang di terapkan pada dinas pariwisata kota medan belum sepenuhnya berjalan dengan baik terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pariwisata Kota Medan.Tujuan penelitian ini untuk mengatahui Pengaruh Motivasi Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Jumlah populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 52 pegawai dinas pariwisata kota medan. Adapun metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan nonprobability sampling dengan teknik sampling jenuh. Hasil analisis linear berganda yaitu: Y=4.954 + 0.595 X1 + 0.599 X2 + e yang menunjukkan Motivasi Kerja Dan Budaya Organisasi berpengaruh positif dan bersignifikan terhadap kinerja pegawai. Sedangkan hasil uji (t) menunjukkan bahwa Motivasi Kerja Dan Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan Terhadap Kinerja Pegawai dimana dapat dilihat nilai atau thitung = 3.915 ttabel 2.009. Serta variabel Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dimana dapat dilihat thitung = 3.356 ttabel 2.009. Hasil dari koefisien regresi dapat nilai regresi korelasi sebesar 0,866, artinya secara bersama-sama motivasi kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pariwisata Kota Medan memiliki kontribusi pada taraf yang erat dan positif. Kemudian nilai (R2 ) sebesar 0,740 (74.0%). Sehingga dapat dikatakan bahwa 74.0% variasi variabel bebas yaitu motivasi kerja dan budaya organisasi pada model dapat menjelaskan variabel kinerja pegawai pada Dinas Pariwisata Kota Medan sedangkan sisanya sebesar 26.0% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model seperti gaya kepemimpinan, lingkungan kerja dan lain sebagainnya.