Hidayatulloh, Muhammad Syarifuddin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Revitalisasi Desa Wisata Ngembe Melalui Perbaikan Infrastruktur dan Inovasi Produk Berbasis Kearifan Lokal Urwatul Wusko, Any; Hidayatulloh, Muhammad Syarifuddin; Zahro, Shintya Mutimmatuz; Prastyo, Eka; Irawan, Achmad Candra; Fadillah, Amalia Nur; Nafisyah, Dina Putri Rif'atun; Ansori, Mochammmad Ayyub Bil; Abdurahman, Abdurahman; As, Rofiq Saiful Hadi; Faizin, Nabila; Azadhali, M H; Gabriela, Mahbubah El
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.705

Abstract

Desa Ngembe memiliki potensi wisata alam unggulan berupa Grojokan Limo yang mengalami penurunan kunjungan drastis dari 200 orang per minggu pada tahun 2018 menjadi hanya 40-60 orang per minggu pada tahun 2024. Penurunan ini disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur pendukung, promosi wisata yang belum terstruktur, dan belum terintegrasinya produk lokal dalam paket wisata. Meskipun telah ada upaya pemberdayaan sebelumnya, namun belum menyentuh aspek infrastruktur fisik dan digitalisasi pemasaran secara komprehensif. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan revitalisasi desa wisata melalui peningkatan infrastruktur, inovasi produk lokal, dan pengembangan pemasaran digital berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan pemerintah desa, karang taruna (15 orang), pelaku UMKM (8 unit usaha), dan masyarakat (35 peserta pelatihan) melalui observasi lapangan, diskusi musyawarah desa, pelatihan dan pendampingan, serta implementasi program selama satu bulan (Juli 2025) yang melibatkan 20 mahasiswa dari berbagai program studi. Hasil yang dicapai meliputi pembuatan website desa wisata (desangembe.com) dengan rata-rata 150 kunjungan per minggu pada bulan pertama, pembangunan 1 unit gazebo di area wisata, pembuatan video profil desa yang ditonton 500+ kali di YouTube, pemasangan 5 papan penunjuk arah di lokasi strategis, serta inovasi produk stik tempe yang berhasil memproduksi 200 kemasan dalam bulan pertama peluncuran. Program ini berhasil meningkatkan infrastruktur pendukung wisata, memperluas jangkauan promosi melalui media digital, memberikan nilai tambah pada produk lokal, dan menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan desa wisata. Keberlanjutan program dapat dilakukan melalui pengembangan kapasitas SDM dalam pengelolaan website dan media sosial, penambahan fasilitas wisata, pengembangan variasi produk UMKM, dan pelibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan desa wisata melalui pembentukan kelompok sadar wisata (POKDARWIS).