Nabila Qurata A’yun
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program TEMU SAJA Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Permasalahan Pencernaan pada Remaja di SMPIT As-Salam Farah Paramita; Lulu'ul Badriyah; Dian Puspitaningtyas Laksana; Beta Salsabila Febiola Efendi; Fatihaturrizqiyani Tri Muriazmi; Nuria Alfisana Yudha; Ayu Andhiny Atika Putri; Nabila Qurata A’yun; Niken Dwi Anggraeni
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.871

Abstract

Gangguan pencernaan seperti penyakit asam lambung kronis (GERD) menjadi salah satu masalah kesehatan yang biasa terjadi pada remaja dan sering disebabkan oleh pola makan yang kurang teratur serta stres yang dipicu dari tekanan akademik. Program “TEMU SAJA (Teman Temu Sehat Sejiwa Remaja)” dilaksanakan sebagai upaya promotif serta preventif untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta perilaku hidup sehat pada siswa di SMPIT As-Salam Malang. Program ini menggabungkan tiga metode utama, yaitu workshop edukatif tentang kesehatan pencernaan, kelas memasak sehat, dan peer support group sebagai wadah berbagi pengalaman serta motivasi antar remaja sebaya. Pelaksanaan kegiatan diikuti oleh 28 siswa dan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Hasil mengindikasikan terdapat peningkatan kuantitas rata-rata skor pengetahuan sebesar 22,95% setelah pelaksanaan program. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif partisipatif yang menggabungkan praktik langsung, penguatan keterampilan, dan dukungan sebaya efektif dalam meningkatkan pemahaman dan perilaku makan sehat pada remaja. Hal ini selaras dengan temuan Wijaya et al. (2020) dan Monika et al. (2021) yang menyatakan bahwa pola makan tidak teratur dan konsumsi makanan kurang bergizi meningkatkan risiko gangguan pencernaan pada remaja, serta Dyna et al. (2018) yang menekankan pentingnya asupan gizi seimbang bagi kesehatan siswa. Program TEMU SAJA berpotensi untuk direplikasi dan dikembangkan pada tingkat pendidikan lain sebagai model edukasi kesehatan remaja yang berkelanjutan.