Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Terapi Range of Motion (ROM) dan Exercise Bola Karet untuk Meningkatkan Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Non Hemoragik dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Putri, Chamisyah; Nurman, Muhammad; Safitri, Yenny
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v2i1.58

Abstract

Stroke non hemoragik adalah stroke yang terjadi karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak terhenti sebagian atau seluruhnya. Stroke non hemoragik merupakan jenis stroke yang paling umum terjadi, mencakup hampir 80% dari seluruh stroke. Gejala utama stroke non-hemoragik adalah timbulnya deficit neurologis secara tiba-tiba, didahului dengan gejala prodromal, terjadi saat istirahat atau saat bangun tidur. Tujuan dari karya ilmiah ini untuk memberikan Penerapan terapi range of motion dan exercise bola karet untuk meningkatkan kekuatan otot pada Tn. S di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Pada saat pengkajian Tn. S mengeluh lemah anggota gerak sebelah kiri yang dirasakan pada lengan dan tungkai, pasien tidak bisa mengangkat lengan dan jari tangan kiri dan tungkai kiri, dan pasien juga mengalami kejang. Tanda-tanda vital Tn. S saat pengkajian tekanan darah 141/76 mmhg, Nadi: 76x/menit, RR: 23x/menit, Suhu: 36,5◦c, pasien terpasang infus Nacl 0,9%. Diruangan Krisan perawat memang sudah memberikan obat Phenytoin diazepam kapsul 100mg 3x1 untuk menenangkan syaraf ditubuh pada pasien. Dari analisa kasus pada pasien didapatkan adanya peningkatan kekuatan otot setelah diberikan terapi range of motion dan exercise bola karet. Diharapkan bagi Tn. S dapat melakukan terapi range of motion dan exercise bola karet untuk melatih peningkatan otot pasien stroke non hemoragik.
Penerapan Terapi Range of Motion (ROM) dan Exercise Bola Karet untuk Meningkatkan Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Non Hemoragik dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Putri, Chamisyah; Nurman, Muhammad; Safitri, Yenny
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v2i1.60

Abstract

stroke yang paling umum terjadi, mencakup hampir 80% dari seluruh stroke. Gejala utama stroke non-hemoragik adalah timbulnya deficit neurologis secara tiba-tiba, didahului dengan gejala prodromal, terjadi saat istirahat atau saat bangun tidur.  Tujuan dari karya ilmiah ini untuk memberikan Penerapan terapi range of motion dan exercise bola karet untuk meningkatkan kekuatan otot pada Tn.S di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Pada saat pengkajian Tn.S mengeluh lemah anggota gerak sebelah kiri yang dirasakan pada lengan dan tungkai, pasien tidak bisa mengangkat lengan dan jari tangan kiri dan tungkai kiri, dan pasien juga mengalami kejang. Tanda-tanda vital Tn.S saat pengkajian tekanan darah 141/76 mmhg, Nadi: 76x/menit, RR: 23x/menit , Suhu: 36,5◦c, pasien terpasang infus Nacl 0,9%. Diruangan Krisan perawat memang sudah memberikan obat Phenytoin diazepam kapsul 100mg 3x1 untuk menenangkan syaraf ditubuh pada pasien. Dari analisa kasus pada pasien didapatkan adanya peningkatan kekuatan otot setelah diberikan terapi range of motion dan exercise bola karet. Diharapkan bagi Tn.S dapat melakukan terapi range of motion dan exercise bola karet untuk melatih peningkatan otot pasien stroke non hemoragik.