Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah salah satu penyakit infeksi yang paling umum ditemukan dalam praktik umum meskipun beragam antibiotika tersedia secara luas dipasaran. Infeksi pada organ genital dapat ditemukan dalam praktik sehari-hari dokter, mulai dari infeksi ringan yang hanya terdeteksi pada pemeriksaan urin, untuk infeksi serius yang mungkin mengancam jiwa. Untuk mengetahui Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Saluran Kemih (ISK) Pada Pasien Rawat Jalan Di Poliklinik Urologi RSUD dr. Doris Sylvanus Kota Palangka Raya. Kuantitatif, dan jenis pendekatan survei analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 55 responden, yaitu pasien rawat jalan di poliklinik urologi RSUD dr. Doris Sylvanus Kota Palangka Raya. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Uji chi-square menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara personal hygiene (P Value = 0,004 atau P<0,05) dengan kurang minum air putih (P Value = 0,000 atau P<0,05), sedangkan jenis kelamin (P Value = 0,076 atau P<0,05) dan kebiasaan menahan BAK (P Value = 0,159 atau P<0,05) tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kejadian infeksi saluran kemih (ISK) pada pasien rawat jalan Di Poliklinik Urologi RSUD dr. Doris Sylvanus Kota Palangka Raya. Terdapat memiliki pengaruh yang signifikan antara personal hygiene dengan kurang minum air putih terhadap kejadian infeksi saluran kemih (ISK) pada pasien rawat jalan,sedangkan tidak ada pengaruh yang signifikan antara kebiasaan menahan buang air kecil (BAK) dan jenis kelamin dengan kejadian infeksi saluran kemih (ISK) pada pasien rawat jalan. Diharapkan Hasil penelitian ini dapat memberi masukan dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan di Poliklinik Urologi Rsud dr. Doris Sylvanus Kota Palangka Raya.