Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kewibawaan dan Kedisiplinan Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa di MTs Negeri 2 Lampung Timur Melan Ferdiansyah
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 2 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewibawaan dan kedisiplinan merupakan beberapa hal yang dapat memotivasi siswa dalam belajar, dikarenakan kewibawaan dan kedisiplinan ini adalah bagian dari faktor lingkungan sekolah, dalam hal ini termasuk dalam motivasi eksrinsik yang mempunyai arti motif-motif yang aktif dan berfungsinya karena adanya perangsang dari luar diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui pengaruh  kewibawaan guru terhadap motivasi belajar siswa di MTs Negeri 2 Lampung Timur; (2) mengetahui pengaruh kedisiplinan guru terhadap motivasi belajar siswa di MTs Negeri 2 Lampung Timur; (3) mengetahui pengaruh  tentang kewibawaan dan kedisiplinan guru terhadap motivasi belajar siswa di MTs Negeri 2 Lampung Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan wawancara. Sampel penelitian terdiri dari 54 siswa yang dipilih secara acak proporsional dari populasi 560 siswa. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh signifikan  tentang kewibawaan guru terhadap motivasi belajar (β = 0,841; T hitung = 11,222); (2) terdapat pengaruh signifikan  tentang kedisiplinan guru terhadap motivasi belajar (β = 0,816; T hitung = 10,183); (3) kewibawaan dan kedisiplinan guru berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa (R = 0,842; T hitung = 2,756). Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya guru meningkatkan kewibawaan dan kedisiplinan untuk memotivasi siswa untuk belajar
Moderasi Beragama dalam Berkehidupan Sosial Siswa SMK Muhammmadiyah Way Sulan Melan Ferdiansyah
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moderasi beragama dalam membentuk kehidupan sosial siswa di SMK Muhammadiyah Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan. Studi ini dilatarbelakangi oleh posisi strategis Sekolah Muhammadiyah Way Sulan sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang berpotensi besar menjadi laboratorium moderasi di tengah masyarakat plural khususnya di sekitaran Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan informan meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan komite sekolah, serta analisis dokumen kurikulum dan kebijakan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama diimplementasikan melalui tiga pilar utama: pembelajaran integratif (kurikulum tersirat dan tersurat), praktik budaya sekolah (tradisi, disiplin, dan keteladanan), serta keterlibatan komunitas. Nilai-nilai moderasi seperti tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleransi), dan i'tidal (keadilan) berhasil membentuk karakter sosial siswa yang ditandai dengan: 1). meningkatnya kesadaran inklusivitas dalam interaksi antarsiswa dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi dan keagamaan, 2). kemampuan mengelola perbedaan pendapat secara konstruktif dalam organisasi siswa, dan 3). tumbuhnya kesukarelawanan sosial dalam kegiatan kemasyarakatan. Temuan kunci penelitian ini adalah bahwa moderasi beragama sangat ditentukan oleh keselarasan antara nilai-nilai Islam, filosofi pendidikan kejuruan, dan konteks sosio-kultural masyarakat Lampung Selatan Khususnya Sekitan Kecamatan Way Sulan. Tantangan utama terletak pada dinamika pemahaman keagamaan di lingkungan keluarga siswa dan paparan media digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SMK Muhammadiyah Way Sulan telah membangun sebuah model moderasi beragama berbasis konteks yang relevan untuk pendidikan vokasi di Indonesia. Rekomendasi kebijakan mencakup penguatan kapasitas guru dalam pendidikan multikultural dan pengembangan platform digital sekolah untuk literasi moderasi