Primantari, Monicha
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Stres dan Perilaku Self-Harm pada Mahasiswa Kedokteran: Studi Potong Lintang Primantari, Monicha; Puspitosari, Warih Andan
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.23575

Abstract

ABSTRACT High levels of stress can affect psychological well-being and encourage self-harming behavior, especially among medical students who are in a transitional phase and have a high academic workload. This study aims to analyze the relationship between stress levels and self-harm among medical students. This study is a cross-sectional study of 153 active students in the medical program at Muhammadiyah University Yogyakarta class of 2024, selected using purposive sampling. The research instruments were the ISAS (Inventory of Statements About Self-Injury) to assess self-harm and the PSS-10 questionnaire to assess stress levels. The data were analyzed using the Pearson Chi-Square statistical test using SPSS software. The results showed a significant relationship between stress levels and self-harm behavior (p0.05). These findings indicate that stress that is not handled adaptively can encourage individuals to use maladaptive coping strategies, including self-harming behavior. Therefore, efforts are needed to improve emotional regulation skills, social support, and psychological counseling programs on campus to help students manage stress in a healthier way. Keywords: Stress, Self-harm, NSSI, Medical Student.  ABSTRAK Tingkat stres yang tinggi dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis dan mendorong munculnya perilaku melukai diri sendiri (self-harm), khususnya pada mahasiswa kedokteran yang berada pada fase transisi dan memiliki beban akademik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres dengan kejadian self-harm pada mahasiswa kedokteran. Penelitian ini merupakan studi potong lintang pada 153 mahasiswa aktif di prodi kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta angkatan 2024 yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner ISAS (Inventory of Statements About Self-Injury) untuk menilai self-harm dan kuesioner PSS-10 untuk menilai tingkat stres. Data dianalisis dengan uji statistik Pearson Chi-Square menggunakan perangkat SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan perilaku self-harm(p0,05). Temuan ini memperlihatkan bahwa stres yang tidak tertangani secara adaptif dapat mendorong individu menggunakan strategi koping maladaptif, termasuk perilaku melukai diri. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kemampuan regulasi emosi, dukungan sosial, dan program pendampingan psikologis di lingkungan kampus untuk membantu mahasiswa mengelola stres secara lebih sehat. Kata Kunci: Stres, Self-Harm, NSSI, Mahasiswa Kedokteran.