Penelitian ini difokuskan pada pengkajian tingkat usability UI/UX pada aplikasi kesehatan inklusif SehatIn guna memahami perannya dalam meningkatkan kualitas pengalaman pengguna pada pemanfaatan layanan kesehatan berbasis digital. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih ditemukannya hambatan penggunaan aplikasi kesehatan akibat desain antarmuka dan pengalaman pengguna yang kurang optimal, khususnya bagi pengguna dengan latar belakang kemampuan dan kebutuhan yang beragam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei sebagai kerangka penelitian. Subjek penelitian terdiri atas pengguna aktif aplikasi SehatIn yang dipilih secara sengaja melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner terstruktur berbasis skala Likert untuk mengukur aspek usability, yang mencakup efektivitas, efisiensi, serta kepuasan pengguna, dengan instrumen penelitian yang telah diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan statistik deskriptif dan inferensial untuk mengkaji hubungan antar variabel usability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SehatIn memperoleh skor usability pada kategori baik, dengan temuan adanya pengaruh signifikan antara efektivitas dan efisiensi antarmuka terhadap tingkat kepuasan pengguna. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa perancangan UI/UX yang berorientasi pada prinsip inklusivitas dan user-centered design berperan penting dalam meningkatkan adopsi dan keberlanjutan penggunaan aplikasi kesehatan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembang, akademisi, dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi pengembangan aplikasi kesehatan digital yang mengedepankan prinsip usability dan inklusivitas.