Amelia Rahma Tsabita Sari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemodelan Arus Pasang Surut dan Gelombang 2D Menggunakan Metode Numerik Hydrodynamic Module FM dan Spectral Wave Module Mike 21 di Perairan Pelabuhan Sorong, Selat Sele Bulan Januari Tahun 2024: Tidal Currents and Waves Modelling using Hydrodynamic Module and Spectral Wave Module Mike 21 in The Waters of Sorong Port, Sele Strait – January 2024 Amelia Rahma Tsabita Sari; Malik, Kurnia; Zahrina W, Nadia; Arochim, Arochim; Pratama, Dhimas Prabu
Jurnal Hidrografi Indonesia Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Hidrografi Indonesia
Publisher : Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62703/jhi.v7i2.181

Abstract

Pelabuhan merupakan kawasan perairan yang terlindung dari arus dan gelombang serta dilengkapi dengan dermaga. Salah satu pelabuhan yang berperan sebagai jaringan tranportasi laut di wilayah timur Indonesia adalah Pelabuhan Sorong. Pemahaman mengenai karakt eristik arus dan gelombang di Pelabuhan diperlukan untuk menunjang keselamatan pelayaran dan menghindari risiko terjadinya kecelakaan di jalur pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pergerakan arus pasang surut dan gelombang di Pelabuhan Sorong menggunakan pemodelan numerik dengan software MIKE 21 pada bulan Januari tahun 2024. Pemodelan hidrodi namik menggunakan software MIKE 21 Hydrodynamic Module dan Spectral Wave Module. Hasil validasi elevasi muka air laut menggunakan Root Mean Squared Error (RMSE) sebesar 0,322. Berdasarkan visualisasi grafik elevasi pasang surut dan perhitungan menggunakan metode admiralty, tipe pasang surut di perairan Selat Sele adalah campuran condong harian ganda. Pergerakan arus dominan bergerak ke arah tenggara dan barat laut, dengan nilai kecepatan maksimum dan minimum arus sebesar 0,527 m/s dan 0,004 m/s. Ketinggian maksimum tinggi gelombang signifikan sebesar 0,90 m dengan nilai ketinggian minimum tinggi gelombang signifikan sebesar 0,029 m. Ketinggian maksimum tinggi gelombang maksimum sebesar 1,755 m dan nilai ketinggian minimum tinggi gelombang maksimum sebesar 0,056 m.