Jacob, Timothy Elrico
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHA PEDAGANG BUAH-BUAHAN LOS DAN PELATARAN DI PASAR BADUNG KOTA DENPASAR Jacob, Timothy Elrico; Anggreni, I Gusti Ayu Agung Lies
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 10, No 2 (2025): Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v10i2.64218

Abstract

AbstrakPasar Badung yang merupakan pasar tradisonal terbesar di Kota Denpasar memiliki dua kelompok pedagang buah-buahan, yaitu pedagang los daa pelataran. Perbedaan lokasi berjualan diyakini mempengaruhi kendala yang dihadapi, skala usaha, struktur biaya, volume penjualan, dan akhirnya pendapatan pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pendapatan usaha antara pedagang buah-buahan los dan pelataran serta mengidentifikasi kendala yang mereka hadapi. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap 40 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Metode analisis yang digunakan mencakup analisis biaya, penerimaan, dan pendapatan usaha, serta uji independent sample t-test untuk mengetahui signifikansi perbedaan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan pedagang buah-buahan los sebesar Rp 12.839.884 per bulan, sedangkan pedagang pelataran sebesar Rp 5.818.532 per bulan. Uji t menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kedua kelompok pedagang. Selain itu, masing-masing kelompok juga menghadapi kendala, seperti fluktuasi harga buah yang tidak stabil, persaingan ketat atar pedagang, modal usaha yang terbatas, dan menurunnya daya beli masyarakat. Kata kunci: Perbandingan, pendapatan, pedagang buah-buahan, Pasar Badung.AbstractBadung Market, the largest traditional market in Denpasar City, hosts two groups of fruit traders: those operating in permanent stalls and those selling in open spaces (courtyard). The difference in selling locations is believed to affect the challenges faced, business scale, cost structure, sales volume, and ultimately, traders' income. This study aims to analyze the income differences between stall and courtyard fruit traders and to identify the specific challenges they face. Data were collected through interviews with 40 respondents using proportional random sampling. The analytical methods used include cost, revenue, and income analysis, along with an independent sample t-test to determine the significance of income differences. The results show that the average monthly income of stall traders is Rp 12.839.884, while courtyard traders earn Rp 5.818.532. The t-test yielded a significance value (Sig. 2-tailed) of < 0.001, indicating a statistically significant difference between the two groups. In addition, both groups of traders faced several challenges, such as unstable fruit prices, intense competition among sellers, limited working capital, and a decline in consumer purchasing power. The study concludes that selling location significantly affects fruit traders’ income at Badung Market, with stall traders earning higher profits. Keywords: Comparison, income, fruit traders, Badung Market.