Keamanan siber adalah komponen krusial dalam siklus hidup pengembangan aplikasi web modern, terutama dalam menangani sejumlah besar data sensitif. Aplikasi web, meskipun didukung oleh teknologi keamanan yang terus maju, tetap menjadi target utama bagi serangan siber yang berevolusi. Penelitian ini berfokus pada analisis dan mitigasi dua ancaman keamanan paling signifikan: Cross-Site Scripting (XSS) Stored dan Broken Access Control (BAC) pada aplikasi web kaspedia.web.id. Kerentanan XSS Stored memungkinkan penyerang menyuntikkan skrip berbahaya secara permanen ke database, yang kemudian dieksekusi tanpa disadari oleh browser pengguna lain. Sementara itu, BAC timbul akibat kegagalan validasi akses yang memadai di sisi server, memungkinkan pengguna yang tidak berwenang untuk mengakses sumber daya atau fungsi yang seharusnya terbatas. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian mengadopsi metodologi pengujian penetrasi yang sistematis dan analisis kode statis. Tahap deteksi melibatkan pengujian fungsionalitas aplikasi menggunakan alat bantu khusus untuk mengidentifikasi titik injeksi XSS dan celah otorisasi. Metode pencegahan yang diimplementasikan meliputi input sanitization dan output encoding yang ketat untuk menetralkan payload XSS, serta penerapan mekanisme server-side authorization yang ketat untuk memverifikasi setiap permintaan akses terhadap kebijakan hak pengguna yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kaspedia.web.id memiliki kerentanan XSS Stored pada modul input data dan kerentanan BAC pada beberapa endpoint manajerial. Setelah intervensi pencegahan diterapkan, kedua jenis kerentanan tersebut berhasil dieliminasi, sehingga secara signifikan meningkatkan postur pertahanan aplikasi. Kesimpulannya, deteksi proaktif dan penerapan mekanisme pencegahan yang terstruktur, yang menggabungkan validasi input dan kontrol akses berbasis server, adalah upaya yang sangat efektif dalam memperkuat keamanan aplikasi web modern terhadap ancaman XSS Stored dan Broken Access Control. Hal ini memastikan integritas dan kerahasiaan data pengguna.