Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI KUALITATIF TENTANG DAMPAK KEGIATAN BAND TERHADAP GAIRAH BERMUSIK REMAJA JEMAAT GPdI BETHESDA Mokosandib, Samuel Y.; Dumais, Franklin E.; Sri Hartati, R. A. D.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 5 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/vh4drh74

Abstract

Keterlibatan remaja dalam kegiatan gereja menghadapi berbagai tantangan di era modern saat ini. Salah satu fenomena yang muncul adalah menurunnya minat remaja untuk aktif dalam kegiatan rohani, termasuk dalam bidang musik gereja. Padahal, musik memiliki peran penting dalam gereja, bukan hanya sebagai sarana pujian dan penyembahan, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter, ekspresi iman, dan pengembangan bakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kegiatan band terhadap gairah bermusik remaja jemaat GPdI Bethesda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dilaksanakan di GPdI Bethesda, Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat, pada bulan Agustus hingga Desember 2024. Sumber data berasal dari remaja yang terlibat aktif dalam kegiatan band gereja. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif dalam kegiatan bermain band memberikan dampak positif terhadap peningkatan gairah bermusik remaja. Latihan yang dilakukan secara rutin dan terstruktur membantu peserta mengembangkan keterampilan teknis, seperti ketepatan ritme, harmoni, dinamika, serta kekompakan dalam bermain bersama. Kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri dan menumbuhkan motivasi intrinsik dalam berlatih musik secara mandiri. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan band di gereja dapat menjadi strategi yang efektif dalam membina karakter dan membangkitkan gairah bermusik remaja secara berkelanjutan di lingkungan gereja.
EKSPRESI EMOSIONAL DALAM NYANYIAN BAODE: STUDI DI DESA MALINO, BANGGAI SELATAN Rumengan, Perry; Sri Hartati, R. A. D.; Salibungkut, Aprince
KOMPETENSI Vol. 5 No. 5 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/drfbxz66

Abstract

Baode adalah salah satu bentuk tradisi lisan yang masih dilestarikan oleh masyarakat Banggai hingga saat ini. Tradisi ini berupa nyanyian adat khas Banggai yang biasanya dinyanyikan dalam acara perayaan atau upacara adat seperti penyambutan tamu, pernikahan, kedukaan dan untuk anak yang merantau sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan penyebab-penyebab dari nyanyian Baode yang mempengaruhi emosi masyarakat di Desa Malino Kecamatan Banggai Selatan Kabupaten Banggai Laut. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh berasal dari observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi berupa foto dan perekaman audio serta video. Kemudian penulis menggunakan analisis data untuk menggali makna dari data yang terkumpul serta mengidentifikasi masalah yang muncul. Data yang dikumpulkan dari lapangan dianalisis secara teliti, lalu penulis menjelaskan konteksnya sebelum akhirnya menyimpulkan temuan yang relevan. Dalam Penelitian ini, peneliti menemukan bahwa nyanyian Baode memiliki kekuatan dalam menyentuh emosi melalui syair dan melodinya yang dalam dan penuh makna. Setiap kata yang diucapkan dalam syairnya mampu menggugah perasaan, membawa pendengarnya ke dalam nuansa kebahagiaan atau kesedihan. Melodi yang mengiringi syair tidak hanya berfungsi sebagai pengiring, tetapi juga memperkuat emosi yang terkandung dalam lirik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa nyanyian Baode dapat membangkitkan rasa bahagia, haru, atau sedih tergantung pada konteks penyajiannya. Faktor utama yang mempengaruhi emosi pendengar adalah syair, melodi, dan spontanitas dalam penyampaian.