Peng, Li Hsun
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kombinasi Jumputan Dengan Teknik Manipulasi Tekstil Shirring Kinasih, Khansa Zahra; Peng, Li Hsun
Corak Vol 14, No 1 (2025): Corak : Jurnal Seni Kriya
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v14i1.13684

Abstract

The tie-dye technique is one of the techniques for making textile pattern that has long been used in Indonesia. Jumputan is one of the traditional fabrics made using the tie-dye technique. The process of making jumputan, which uses tie and sewing techniques, creates wrinkles. The resulting wrinkles are combined with shirring textile manipulation techniques with the aim of adding a new aesthetic to jumputan while making a slim impression on certain parts. The design method used as a way to solve the problem is SP Gustami's theory. The stages carried out in solving the problem are exploration, design and realization. The combination of jumputan and shirring technique was made into women's clothing. The resulting work is in the form of clothes with motifs made using jumputan technique combining shirring textile manipulation technique. The combination of shirring technique can add the function of jumputan wrinkle.ABSTRAKTeknik ikat celup merupakan salah satu teknik pembuatan motif tekstil yang sudah lama digunakan di Indonesia. Jumputan merupakan salah satu kain tradisional yang dibuat menggunakan teknik ikat celup. Proses pembuatan jumputan yang menggunakan teknik ikat serta menjahit, menciptakan sebuah kerutan. Kerutan yang dihasilkan dikombinasi dengan teknik tekstil shirring dengan tujuan untuk menambahkan estetika baru pada jumputan sekaligus membuat kesan ramping pada bagian tertentu. Metode perancangan yang digunakan sebagai cara penyelesaian masalah adalah teori SP Gustami. Tahap yang dilakukan dalam penyelesaian masalah yaitu tahap eksplorasi, perancangan dan perbaikan. Kombinasi jumputan dan teknik shirring dibuat menjadi pakaian wanita. Karya yang dihasilkan berupa pakaian dengan motif yang dibuat menggunakan teknik jumputan mengkombinasikan teknik manipulasi tekstil shirring. Kombinasi teknik shirring dapat menambahkan fungsi dari kerut jumputan
Kombinasi Tie Dye dan Bleaching untuk Menciptakan Efek Visual pada Kain Fanda Eva, Erni Erlina; Indarti, Indarti; Peng, Li Hsun
Corak Vol 14, No 2 (2025): Vol 14, No 2 (2025): Corak : Jurnal Seni Kriya
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v14i2.15362

Abstract

Teknik pewarnaan kain terus berkembang dengan berbagai inovasi yang unik dan menarik. Salah satu kombinasi yang menarik untuk dieksplorasi adalah teknik tie dye dan bleaching, yang dapat menghasilkan pola dan tekstur visual pada kain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan perwujudan kombinasi tie dye dan bleaching dalam menciptakan efek visual yang dihasilkan pada kain. Teknik ikatan (tie dye) dilakukan sebelum proses bleaching untuk melihat pola yang dihasilkan dari ikatan tersebut dapat memudar setelah diterapkannya teknik bleaching. Penelitian ini menggunakan metode Double Diamond, yang terdiri dari empat tahapan: Discover, Define, Develop, dan Deliver, untuk mengeksplorasi dan mengembangkan desain kain secara terstruktur dan kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi tie dye dan bleaching dapat menghasilkan efek visual yang lebih beragam dibanding menggunakan teknik secara terpisah. Jenis kain dengan serat alami, seperti rayon, memberikan hasil terbaik dalam menyerap pewarna serta memberikan reaksi yang optimal terhadap proses bleaching. 
Penerapan Motif Tiedye dan Macrame Pada Busana Resort Wear Budi Ningtyas, Putri Ayesa; Indarti, Indarti; Peng, Li Hsun
Corak Vol 14, No 2 (2025): Vol 14, No 2 (2025): Corak : Jurnal Seni Kriya
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v14i2.15385

Abstract

Industri mode terus berkembang dengan menghadirkan inovasi desain yang unik dan menarik. Salah satu tren yang semakin populer adalah busana resort wear, yang dirancang untuk kenyamanan dan estetika saat berlibur. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan motif tie dye dan teknik macrame dalam desain busana resort wear guna menciptakan produk yang inovatif dan bernilai estetika tinggi.Motif tie dye menawarkan pola warna yang unik melalui teknik ikat celup, sedangkan macrame memberikan tekstur dekoratif dengan simpul-simpul khas. Kombinasi kedua teknik ini diharapkan dapat menghasilkan busana yang tidak hanya artistik dan modis, tetapi juga memiliki nilai budaya dan ekonomi yang tinggi. Selain itu, penelitian ini juga berkontribusi dalam pemberdayaan pengrajin lokal, pelestarian teknik tradisional, serta menciptakan peluang pasar baru dalam industri fashion.Penelitian ini menggunakan metode Double Diamond, yang terdiri dari tahapan Discover, Define, Develop, dan Deliver, untuk merancang dan mengembangkan desain busana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpaduan motif tie dye dan macrame dapat memberikan tampilan elegan, berkarakter, serta ramah lingkungan, sesuai dengan kebutuhan pasar resort wear saat ini.