This Author published in this journals
All Journal IKRA-ITH ABDIMAS
Pradety, Shandina Nandita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN LIMBAH PERTANIAN DAN PETERNAKAN GUNA MEWUJUDKAN DESA MANDIRI DAN BERKELANJUTAN Ramadhani, Putri Nabila; Pradety, Shandina Nandita; Hanum, Ashila Alifia; Pratama, Mahesa Surya; Saputra, Ferryandicka Reva Surya; Aulia, Syarif
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i1.6150

Abstract

Sektor pertanian dan peternakan merupakan pilar penting perekonomian Indonesia, namun pemanfaatan limbah organiknya masih rendah, termasuk di Padukuhan Wonorejo 1, Desa Gadingsari, Sanden, Bantul, DIY. Program PPK Ormawa ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui peningkatan kapasitas pengelolaan limbah pertanian dan peternakan menjadi produk bernilai guna. Kegiatan dilaksanakan selama Agustus-Oktober 2025 menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Community of Practice (CoP) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, serta pendampingan teknis. Pelatihan mencakup pembuatan pestisida nabati, pupuk organik fermentasi berbasis EM4, silase pakan ternak dan biobriket energi alternatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi lapangan, dan wawancara. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta hingga 90% dan keterampilan praktik mencapai 60% serta tercapainya produk ramah lingkungan yang dapat diterapkan untuk mendukung pertanian terpadu. Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru serta mendorong penerapan zero waste di tingkat desa. Dengan demikian, kegiatan ini efektif mendorong kemandirian masyarakat dalam pengelolaan limbah sekaligus menjadi model pemberdayaan berkelanjutan di wilayah pedesaan