Generasi Z merupakan kelompok generasi yang tumbuh dan berkembang seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital serta penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Kedekatan yang intens dengan platform digital, khususnya media sosial seperti TikTok, membentuk dinamika interaksi sosial yang unik dan memengaruhi cara Generasi Z memaknai tren, identitas, serta konsumsi. Salah satu fenomena yang muncul dalam konteks ini adalah fear of missing out (FOMO), yaitu perasaan takut tertinggal informasi, pengalaman, atau tren tertentu, yang pada akhirnya dapat mendorong perilaku konsumtif, termasuk dalam industri kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendasari perilaku Generasi Z dalam tren FOMO pada akun TikTok @skintific.id serta mengidentifikasi bentuk partisipasi yang mereka lakukan dalam tren tersebut. Penelitian ini menggunakan teori Social Construction of Technology (SCoT) untuk memahami bagaimana teknologi media sosial dimaknai dan digunakan oleh Generasi Z. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan netnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima partisipan yang merupakan pengikut akun @skintific.id, serta observasi terhadap konten dan interaksi pada akun tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima aspek utama yang mendasari perilaku FOMO Generasi Z, yaitu kebutuhan akan koneksi sosial, aktualisasi diri, ketergantungan pada media sosial, perasaan rendah diri, serta dorongan untuk mengikuti tren. Selain itu, ditemukan empat bentuk partisipasi Generasi Z di TikTok, yaitu partisipasi pasif, aktif, kreatif, dan transaksional.