Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemetaan dan Analisis Dinamika Ekspansi Perkotaan di Wilayah Metropolitan Jakarta (1990-2020) Menggunakan Google Earth Engine Dhani Pratiwi, Imasti; Noviani, Rita; Tiara Rahmi, Ardia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i12.63476

Abstract

Studi ini menyajikan analisis spasial-temporal yang mendalam mengenai dinamika ekspansi perkotaan, atau urban sprawl, di Wilayah Metropolitan Jakarta (WMJ) selama periode tiga dekade (1990–2020), dengan interval lima tahunan. Metodologi penelitian ini secara ekstensif memanfaatkan kapabilitas komputasi awan Google Earth Engine(GEE) dan serangkaian komposit citra satelit Landsat dari berbagai misi (Landsat 4, 5, 7, 8, dan 9), yang dipilih secara kondisional berdasarkan tahun analisis. Identifikasi area terbangun (built-up area) dilakukan melalui perhitungan Normalized Difference Built-up Index (NDBI) dan Modified Normalized Difference Water Index (MNDWI), diikuti oleh klasifikasi berbasis ambang batas ganda yang spesifik dan terjustifikasi. Untuk memastikan keandalan dan akurasi temuan, validasi komprehensif dilakukan menggunakan citra resolusi tinggi sebagai data referensi (interpretasi visual pada 300 titik sampel per tahun), verifikasi lapangan (ground truth pada 50 titik sampel untuk tahun 2020), serta perbandingan tren dengan data numerik independen dari Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta. Hasil penelitian secara konsisten menunjukkan percepatan signifikan dalam perluasan area terbangun dan pola urban sprawl yang ekstensif di WMJ, dengan luas area terbangun meningkat dari 60.000.000 Ha pada tahun 1990 menjadi 97.000.000 Ha pada tahun 2020. Penilaian akurasi spasial menunjukkan rata-rata Overall Accuracy sebesar 88.5% dan Koefisien Kappa sebesar 0.77. Validasi dengan data BPS memperlihatkan korelasi positif yang sangat kuat (r = 0.97, p < 0.001) antara luas area terbangun dan pertumbuhan jumlah penduduk. Temuan yang disajikan melalui visualisasi peta dan tabel data yang komprehensif ini memberikan data empiris yang krusial dan wawasan strategis untuk perumusan kebijakan perencanaan tata ruang yang berkelanjutan dan mitigasi dampak negatif urbanisasi di salah satu aglomerasi perkotaan terbesar di dunia.
Peningkatan Resolusi Spasial Suhu Permukaan Daratan (Lst) Menggunakan Fusi Data Sentinel-2 dan Landsat di Surakarta Tiara Rahmi, Ardia; Wijayanti, Pipit; Dhani Pratiwi, Imasti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i12.63477

Abstract

Suhu Permukaan Daratan (LST) merupakan parameter biofisik esensial yang krusial untuk berbagai aplikasi dalam ilmu bumi, termasuk studi iklim mikro, hidrologi, dan ekologi perkotaan. Di Kota Surakarta, sebagai salah satu pusat perkotaan yang berkembang di Jawa Tengah, pemahaman tentang distribusi LST resolusi tinggi sangat vital untuk mitigasi efek pulau panas perkotaan (UHI) dan perencanaan kota yang berkelanjutan. Meskipun data LST dari satelit seperti Landsat TIRS telah tersedia, resolusi spasial 30 meter atau 100 meter seringkali tidak memadai untuk analisis detail pada skala lokal yang heterogen seperti lingkungan perkotaan Surakarta. Penelitian ini mengembangkan metode downscaling LST menjadi resolusi spasial 10 meter menggunakan pendekatan berbasis pembelajaran mesin dengan algoritma Random Forest, diimplementasikan dalam platform komputasi awan Google Earth Engine(GEE). Data Landsat LST digunakan sebagai variabel dependen (label), sementara fitur-fitur prediktor diekstraksi dari citra multispektral Sentinel-2 (band spektral dan indeks turunan) dan data ketinggian Digital Elevation Model (DEM) dari SRTM. Proses pemilihan fitur dilakukan secara cermat berdasarkan koefisien determinasi (R^2) individual terhadap LST dan analisis matriks korelasi antar fitur untuk meminimalkan redundansi. Model dilatih menggunakan tiga fitur terpilih: B8 (Near-Infrared) dari Sentinel-2, serta variabel dryness dan greenness yang diturunkan, yang terbukti memiliki kepentingan relatif yang seimbang dalam menghasilkan metrik kinerja model. Hasil validasi model internal menunjukkan kinerja yang kuat dengan koefisien determinasi (R^2) sebesar 0.6187 dan Mean Absolute Error (MAE) sebesar 0.8312 Celcius. Untuk validasi eksternal, pengukuran suhu permukaan lapangan dilakukan di 60 titik sampel di Kota Surakarta pada periode yang sama. Perbandingan data LST prediksi model dengan data lapangan menunjukkan Root Mean Square Error (RMSE) sebesar 1.05 Celcius, MAE 0.88 Celcius, dan R^20.75, yang mengkonfirmasi akurasi dan presisi model. Peta LST 10 meter yang dihasilkan berhasil menggambarkan variasi spasial suhu permukaan dengan detail signifikan di Kota Surakarta, memungkinkan identifikasi fenomena termal mikro seperti pulau panas perkotaan pada skala yang sebelumnya sulit dicapai. Penelitian ini berkontribusi substansial pada penyediaan data LST beresolusi tinggi yang akurat untuk mendukung analisis lingkungan yang lebih mendalam dan pengambilan keputusan yang lebih tepat di Kota Surakarta.