Mardjuki, Hidayati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Adjustment of Veiled Women in Yo Penyesuaian Diri Perempuan Bercadar Di Yogyakarta: Penyesuaian Diri Perempuan Bercadar Di Yogyakarta Mardjuki, Hidayati
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran penyesuaian diri perempuan bercadar di Yogyakarta, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, teknik pengambilan data wawancara dilakukan pada 6 subjek yang melakukan penyesuaian diri di lingkungan masyarakat Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran penyesuaian diri perempuan bercadar di Yogyakarta yaitu : ke enam subjek perempuan bercadar yang melakukan penyesuaian diri tersebut memiliki kesadaran bersosial yang cukup signifikan sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing, cukup mampu memahami keadaan diri sendiri dengan kondisi yang bercadar, mengendalikan diri sendiri sehingga dapat mengontrol emosi apabila realita tidak sesuai ekspektasi yang penuh tantangan ketika memakai cadar, menyesuaikan diri semampunya sesuai kondisi ketika berbaur di lingkungan masyarakat, dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi di lingkungan sekitarnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyesuaian diri perempuan bercadar di Yogyakarta yaitu kondisi jasmani ketika memakai cadar menjadi lebih terjaga serta kulit terlindungi dari paparan sinar matahari dan penyakit menular. Berada pada kondisi psikologis yang sehat dan sadar ketika berbaur dengan masyarakat. Membutuhkan keistiqomahan diri dan lingkungan yang mendukung serta menguatkan untuk bercadar. Mampu menyelesaikan masalah dan menunjukkan akhlak baik di lingkungan masyarakat. Cukup sabar serta mampu mengelola emosi ketika ada yang menghina cadar yang dikenakannya. Mengoptimalkan menjaga mental yang sehat dan kuat ketika bergabung dengan masyarakat. Termotivasi untuk mengenakan cadar melalui panggilan hati, suami yang mendukung, dan melalui ajakan teman-teman pengajian. Lingkungan rumah menjadi tempat awal memakai cadar, dari sejak awal mendapatkan dukungan penuh dari suami dan anak-anak. Memakai cadar di lingkungan keluarga besar, awalnya keluarga masih belum menerima, setelah melalui proses akhirnya diterima keluarga dengan kondisinya yang bercadar. Otomatis diterima bercadar di lingkungan sekolah anak karena mayoritas sekolah anak berbasis pondok pesantren dimana para ustadzah dan murid perempuan ada yang memakai cadar. Turut aktif dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan masyarakat. Kata Kunci: penyesuaian diri, perempuan bercadar, Yogyakarta