Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IDENTIFIKASI WATER CONING DAN CHANNELING PADA SUMUR “KRS” MENGGUNAKAN METODE CHAN DERIVATIVE PLOT DIAGNOSTIC Sirait, Kristy Rekawanti; Effendi, Dahrul; Pratama, Kevin Angriawan
Petro : Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 14 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/petro.v14i4.23958

Abstract

Permasalahan produksi air berlebih pada sumur minyak menjadi tantangan utama dalam optimalisasi produksi hidrokarbon. Dua penyebab utama adalah water coning dan water channeling. Water coning terjadi saat air bergerak vertikal ke perforasi sumur karena laju produksi melebihi batas kritis, sedangkan channeling disebabkan oleh heterogenitas reservoir atau penyemenan yang buruk, sehingga air mengalir melalui jalur tertentu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis masalah produksi air pada sumur KRS melalui metode Chan Derivative Plot Diagnostic serta menentukan strategi penanggulangannya. Data produksi harian minyak dan air dikumpulkan, kemudian dihitung Water-Oil Ratio (WOR) dan turunannya (WOR’) menggunakan Excel. Hasilnya diplot pada kurva log-log untuk dianalisis pola Chan Diagnostic Plot. Dari kemiringan kurva WOR dan WOR’, sumur dikelompokkan mengalami water coning atau channeling. Sumur KRS-6, KRS-9, KRS-18, dan KRS-23 teridentifikasi water coning, sementara KRS-2, KRS-3, KRS-5, KRS-15, KRS-24, dan KRS-25 mengalami channeling. Penanggulangan coning berupa pengaturan ulang laju produksi, reperforasi, dan penutupan sementara sumur. Untuk channeling, direkomendasikan metode squeeze cementing dan teknik water shut off untuk menutup jalur air. Evaluasi dengan metode Chan Derivative Plot efektif mengidentifikasi mekanisme produksi air berlebih, membantu diagnosis akurat dan pemilihan penanganan tepat guna meningkatkan efisiensi produksi dan memperpanjang umur sumur.