Character education is an important aspect of the educational process which aims to shape individual personality and morals. In the context of human and societal development, character education has a very crucial role. Moral and ethical education is one of the efforts in forming children's character. The research method used in this research is field research, which collects data directly from the research location. Then using a descriptive qualitative research type, this research shows the results that moral and ethical education such as moral stories, role playing, small group discussions, collaborative projects, instilling positive habits, appreciation for positive behavior, and collaboration with parents can help shape children's character from an early age. early, brings long-term benefits in forming individuals with integrity, responsibility and care for other people and their environment. This is proven by the differences in children's characters before the child enters RA Amanah Ummah and after the child graduates from RA Amanah Ummah. ABSTRAK Pendidikan karakter merupakan salah satu aspek penting dalam proses pendidikan yang bertujuan untuk membentuk kepribadian dan moral individu. Dalam konteks perkembangan manusia dan masyarakat, pendidikan karakter memiliki peran yang sangat krusial. Pendidikan moral dan etika adalah salah satu upaya dalam pembentukan karakter anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang dalam mengumpulkan datanya dilakukan secara langsung dari lokasi penelitian. Kemudian menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif Penelitian ini menunjukan hasil bahwa pendidikan moral dan etika seperti cerita moral, permainan peran, diskusi kelompok kecil, proyek kolaboratif, penanaman kebiasaan positf, penghargaan atas perilaku positif, dan kerjasama dengan orang tua dapat membantu membentuk karakter anak sejak usia dini, membawa manfaat jangka panjang dalam membentuk individu yang berintegritas, bertanggung jawab, dan peduli terhadap orang lain dan lingkungannya. Hal ini terbukti dengan adanya perbedaan karakter anak ketika sebelum anak masuk di RA Amanah Ummah dan setelah anak lulus dari RA Amanah Ummah.