Sementara sebagian besar bisnis kuliner skala kecil masih bergantung pada proses transaksi manual yang rawan kesalahan, bisnis harus lebih efisien karena perkembangan teknologi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sebuah bisnis kuliner menggunakan sistem kasir berbasis web untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan proses transaksi. Observasi, perancangan sistem, pembuatan aplikasi kasir berbasis web, pelatihan pengguna, dan evaluasi sebelum dan sesudah penggunaan sistem adalah semua metode pelaksanaan. Empat orang berpartisipasi dalam acara tersebut: satu pemilik usaha, dua kasir yang berfungsi sebagai pengguna utama sistem, dan satu staf pendukung yang membantu proses pengumpulan data. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah mendapatkan instruksi, peserta pelatihan mampu mengoperasikan sistem secara mandiri. Ini terbukti dengan penurunan waktu transaksi dari dua setengah menit menjadi satu menit dan penurunan kesalahan perhitungan lebih dari setengahnya. Menurut respons positif peserta, temuan ini mendukung gagasan bahwa keberhasilan adopsi teknologi dipengaruhi oleh kemudahan penggunaan dan persepsi manfaat. Kegiatan ini meningkatkan kemampuan digital pelaku usaha dan meningkatkan ketertarikan mereka untuk menggunakan teknologi yang lebih maju, selain meningkatkan efisiensi transaksi. Studi ini menunjukkan bahwa penerapan sistem kasir berbasis web meningkatkan kualitas layanan usaha kuliner dan menunjukkan bahwa keberhasilan adopsi teknologi dipengaruhi oleh keterlibatan aktif masyarakat.