Perpustakaan perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat sumber belajar dan pendukung kegiatan akademik. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan antara layanan yang diberikan dan harapan pengguna. Berbagai survei dan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pemustaka di perpustakaan perguruan tinggi cenderung bervariasi, terutama disebabkan oleh perbedaan kualitas layanan, ketersediaan koleksi, serta keterbatasan fasilitas dan dukungan digital. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara harapan pengguna dan layanan yang diberikan oleh perpustakaan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pemustaka melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian ini menggunakan metode SLR untuk mengumpulkan dan menganalisis hasil penelitian terdahulu yang relevan mengenai kepuasan pemustaka di perpustakaan perguruan tinggi. Berdasarkan hasil kajian, ditemukan bahwa kualitas layanan pustakawan, kelengkapan dan kemutakhiran koleksi, serta kenyamanan fasilitas fisik merupakan faktor-faktor dominan yang berkontribusi terhadap tingkat kepuasan pengguna. Selain itu, kemudahan akses terhadap sumber informasi digital, responsivitas layanan daring, dan komunikasi interpersonal yang efektif juga terbukti berperan penting dalam membentuk pengalaman positif pemustaka Artikel ini memberikan rekomendasi strategis bagi pengelola perpustakaan untuk meningkatkan kualitas layanan, yaitu: (1) melakukan evaluasi kualitas layanan secara teratur, (2) memperbarui koleksi secara berkala, (3) meningkatkan fasilitas fisik, (4) memperkuat kompetensi pustakawan, dan (5) memastikan informasi layanan mudah diakses dan dipahami oleh pengguna. Dengan langkah-langkah tersebut, perpustakaan perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai pusat pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pengguna.