Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengelolaan Taman Satwa Kandi oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto dalam mengembangkan destinasi wisata yang bersifat rekreatif, edukatif, dan berorientasi pada konservasi satwa. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya pengelolaan pariwisata berkelanjutan yang tidak hanya menekankan aspek hiburan, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan kesadaran lingkungan kepada pengunjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan Taman Satwa Kandi dilakukan melalui penetapan tujuan pengembangan wisata edukatif, penyusunan kebijakan yang melibatkan partisipasi masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta pelaksanaan berbagai program, seperti pengembangan atraksi edukasi satwa, pemeliharaan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan promosi wisata. Dukungan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat menjadi faktor utama dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan kawasan. Namun demikian, pelaksanaan strategi tersebut masih menghadapi kendala berupa keterbatasan anggaran, minimnya pelatihan teknis bagi pengelola satwa, serta promosi yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan alokasi anggaran, penguatan kapasitas sumber daya manusia, dan inovasi promosi berbasis digital guna mewujudkan Taman Satwa Kandi sebagai destinasi wisata edukatif yang berkelanjutan.