Latar belakang masalah penelitian ini berangkat dari kegelisahan epistemik mengenai kegagalan pendidikan dasar Islam dalam menerjemahkan fondasi normatif Al-Qur’an dan Hadis ke dalam desain pembelajaran yang operasional di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Selama ini, orientasi kelembagaan cenderung berhenti pada transfer pengetahuan agama yang bersifat tekstual fikih, akidah, ibadah tanpa menghasilkan pembentukan kesadaran etik, dialog spiritual, maupun kesalehan sosial. Ketimpangan ini menunjukkan absennya landasan filosofis yang konsisten, baik terkait hakikat manusia sebagai subjek fitrah, prinsip pencarian ilmu, maupun tujuan moral yang hendak dicapai melalui pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan secara sistematis dimensi ontologis (konsepsi manusia menurut wahyu), epistemologis (cara memperoleh dan mewariskan ilmu), dan aksiologis (orientasi nilai dan akhlak) serta menempatkannya sebagai basis penyusunan tujuan, kurikulum, metode, dan evaluasi pembelajaran di MI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kajian pustaka dengan pembacaan intertekstual terhadap sumber klasik pendidikan Islam (al-Ghazali, Ibn Khaldun) dan literatur kontemporer mengenai pembelajaran anak usia operasional konkret, pendidikan karakter, dan moderasi beragama. Analisis menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, MI cenderung memposisikan peserta didik sebagai objek pelatihan hafalan, sehingga konsep fitrah kehilangan dimensi kreatif dan dialogis. Kedua, epistemologi wahyu yang menuntut penalaran kritis digantikan pola reproduksi teks, sehingga peserta didik tidak diarahkan menuju pemahaman makna. Ketiga, nilai profetik penyempurnaan akhlak, keadilan, dan kesalehan sosial tidak dilembagakan ke dalam budaya sekolah maupun indikator evaluasi. Implikasinya, pendidikan Islam dasar memerlukan kerangka filosofis operasional yang mengikat nalar wahyu dengan strategi pedagogis. Tanpa transformasi orientasi kurikulum, relasi guru–murid, dan sistem asesmen nilai, pembelajaran agama akan terus melahirkan kepatuhan mekanis tanpa integritas moral.