Natural and Social Sciences (IPAS) learning is a curricular innovation that combines scientific and social perspectives to provide a more contextual learning experience. Through IPAS, students are taught how natural phenomena relate to social reality, thereby fostering social sensitivity, critical thinking skills, and national awareness. Social and national awareness is an individual's ability to understand, appreciate, and participate in social life and demonstrate a love of the homeland as a responsible citizen. This study aims to analyze the role of IPAS learning in increasing social and national awareness in sixth-grade students at SD Negeri 2 Sukosono. This study used interview, observation, and documentation methods. Based on the results of observations and interviews with 31 sixth-grade students at SDN 2 Sukosono, social studies learning plays an important role in shaping students' social and national awareness. This is reflected in honesty, responsibility, caring, tolerance, discipline, courtesy, and the ability to work together. This process uses the support of contextual learning methods, teacher creativity, and active student involvement. Thus, social studies learning contributes to shaping students' social and national awareness as a whole. ABSTRAKPembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) hadir sebagai inovasi kurikuler yang memadukan perspektif sains dan sosial untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Melalui IPAS, siswa diajarkan bagaimana fenomena alam berhubungan dengan realitas sosial sehingga dapat menumbuhkan kepekaan sosial, kemampuan berpikir kritis dan kesadaran kebangsaan. Kesadaran sosial dan kebangsaan merupakan kemampuan individu untuk memahami, menghargai dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial serta menunjukkan sikap cinta tanah air sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran IPAS dalam meningkatkan kesadaran sosial dan kebangsaan siswa di kelas VI SD Negeri 2 Sukosono. Penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara terhadap 31 siswa kelas VI SDN 2 Sukosono, bahwa pembelajaran IPS berperan penting dalam membentuk kesadaran sosial dan kebangsaan siswa. Hal ini tercermin dari sikap jujur, tanggung jawab, kepedulian, toleransi, disiplin, sopan santun serta kemampuan bekerja sama. Proses ini menggunakan dukungan metode pembelajaran kontekstual, kreativitas guru serta keterlibatan aktif siswa. Dengan demikian, pembelajaran IPS memberikan kontribusi dalam membentuk kesadaran sosial dan kebangsaan siswa secara menyeluruh.