This Author published in this journals
All Journal MIMBAR INTEGRITAS
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI KKN-KOLABORATIF SITUBONDO DALAM MENINGKATKAN KESADARAN GIZI DAN CEGAH STUNTING DI DESA GELUNG MELALUI PROGRAM: “CERMIN” CERDAS GIZI DAN BERSIH SEJAK DINI Haidar, Syafa Hilmy; Syaputra, Ilham Maulana; Yuniati, Carolina; Febrianti, Hofifah; Telang, Verrel Jeconiah; Lindari, Livia Ika; Larasati, Rindang Meilina; Faricha, Cantika Auliatul; Faradila, Diah; Rhamadani, Vina Syahadatina; Wardani, Dewi Kusuma; Fandiyanto, Randika
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.7083

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan serius di Kabupaten Situbondo termasuk di Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, yang tercatat memiliki kasus stunting pada balita dan ibu hamil. Faktor penyebab utamanya antara lain kurangnya pengetahuan gizi, sanitasi lingkungan yang buruk, serta rendahnya kualitas air bersih. Program Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) dilaksanakan pada 19 Juli–22 Agustus 2025 dengan tujuan meningkatkan kesadaran gizi, perilaku hidup bersih, serta pemahaman masyarakat terhadap pentingnya air layak konsumsi. Metode kegiatan dilakukan melalui program “CERMIN” (Cerdas Gizi dan Bersih Sejak Dini) yang mencakup edukasi gizi “Isi Piringku” dan praktik cuci tangan di TK dan SD, sosialisasi serta praktik pembuatan filter air sederhana di SMP, lomba memasak “Kreasi Sehat dari Dapur Kita” di tingkat desa, serta pengujian kualitas air di enam dusun dengan parameter pH, TDS, dan DHL sebelum serta sesudah perebusan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak-anak terhadap konsumsi makanan bergizi seimbang dan kebiasaan mencuci tangan, peningkatan keterampilan siswa SMP dalam membuat filter air, serta meningkatnya kesadaran ibu rumah tangga terhadap pentingnya menu sehat tanpa bahan instan. Pengujian air menunjukkan bahwa perebusan meningkatkan nilai pH air dari netral ke basa, namun juga meningkatkan DHL yang menandakan tingginya kandungan ion terlarut sehingga kualitas kimia air tetap perlu perhatian. Kesimpulannya, program CERMIN berhasil memperkuat kesadaran gizi dan PHBS sejak dini, memberdayakan masyarakat melalui kegiatan partisipatif, serta memberikan data penting mengenai kualitas air sebagai bahan evaluasi untuk mendukung upaya penurunan stunting secara berkelanjutan.