ABSTRAK Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi kampanye lingkungan yang dilakukan oleh CarbonEthics Indonesia melalui media sosial Instagram, dengan fokus pada kesenjangan antara tingginya eksposur visual konten dan rendahnya keterlibatan audiens dalam tindakan keberlanjutan yang nyata. Meskipun CarbonEthics berhasil menyelenggarakan berbagai kegiatan offline dengan tingkat partisipasi yang tinggi, keterlibatan audiens di Instagram masih terbatas pada interaksi pasif seperti likes dan jarang berkembang menjadi partisipasi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ajakan bertindak (call to action), kolaborasi dengan influencer, serta karakter interaktivitas konten dalam mendorong keterlibatan audiens terhadap isu keberlanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi kegiatan kampanye, wawancara mendalam dengan pengikut Instagram CarbonEthics, dan analisis konten unggahan Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten kampanye lingkungan yang informatif dan menarik secara visual belum cukup efektif dalam mendorong tindakan nyata apabila tidak disertai ajakan bertindak yang spesifik dan mudah diimplementasikan. Selain itu, keterlibatan influencer yang kredibel terbukti memperkuat resonansi pesan, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan dalam strategi komunikasi digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara kampanye offline dan strategi komunikasi Instagram yang interaktif, partisipatif, serta berorientasi pada perubahan perilaku audiens. Kata-kata Kunci: komunikasi kampanye; keberlanjutan; Instagram; influencer; ajakan bertindak; keterlibatan audiens