Abadi, Slamet
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perbandingan Peramalan Penjualan Produk Sirup X Pada PT X di Berbagai Wilayah Jakarta Nazila, Syifa Amara; Abadi, Slamet; Sulandjari, Kuswarani
Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis Vol 14, No 2 (2025): Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agridevina.v14i2.5183

Abstract

Perusahaan X merupakan perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang menggeluti bidang makanan serta minuman. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi ialah ketidakpastian permintaan terhadap produk minuman sirup X, yang berdampak pada perencanaan produksi, pengelolaan persediaan, serta distribusi yang tidak merata di berbagai wilayah Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola penjualan, membandingkan metode peramalan, dan menentukan wilayah terbaik berdasarkan tren penjualan untuk mendukung pengambilan keputusan distribusi dan pemasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan terdiri dari data primer berupa informasi penjualan selama 36 bulan (Januari 2022 hingga Desember 2024) serta profil perusahaan yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan manajer penjualan. Data sekunder yang digunakan berupa literatur ilmiah, jurnal penelitian terdahulu, serta data demografi wilayah Jakarta yang relevan. Metode peramalan yang digunakan meliputi Single, Double, dan Triple Exponential Smoothing, Dekomposisi Multiplikatif, serta ARIMA. Hasil menunjukkan pola penjualan yang fluktuatif dengan tren menurun. Metode terbaik adalah Dekomposisi Multiplikatif ordo 12 untuk Jakarta Barat, Timur, Selatan, dan Utara, serta Double Exponential Smoothing (α = 0,6; β = 0,2) untuk Jakarta Pusat. Model ARIMA terbaik meliputi ARIMA (2,0,4) untuk Jakarta Barat, ARIMA (0,0,5) untuk Jakarta Timur, Utara, dan Pusat, serta ARIMA (0,1,3) untuk Jakarta Selatan. Regresi variabel dummy menunjukkan bahwa Jakarta Barat dan Jakarta Timur merupakan wilayah strategis untuk pengembangan distribusi dan pemasaran. Implikasi kebijakan dari penelitian ini adalah perlunya optimalisasi distribusi dan promosi di wilayah tersebut untuk meningkatkan efisiensi penjualan.