Persaingan UMKM kuliner di Kabupaten Lamongan yang semakin dinamis menuntut pelaku usaha untuk memiliki strategi pemasaran yang mampu membedakan merek di benak konsumen, salah satunya melalui brand positioning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi brand positioning yang diterapkan oleh UMKM Seblak Mbak Shofa dalam menghadapi kompetisi kuliner lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga informan yang terdiri dari pemilik usaha, karyawan, dan pelanggan, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand positioning Seblak Mbak Shofa dibangun melalui integrasi segmentasi pasar remaja dan dewasa muda pencinta makanan pedas, penetapan target konsumen lokal dengan daya beli menengah, serta positioning berbasis keunggulan rasa yang kuat, harga terjangkau, dan pelayanan yang ramah. Selain itu, word of mouth yang positif dan pemanfaatan media sosial turut berperan dalam memperkuat citra merek dan membentuk persepsi konsumen. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan brand positioning UMKM tidak hanya ditentukan oleh keunikan produk, tetapi juga oleh kesesuaian nilai yang ditawarkan dengan kebutuhan konsumen serta konsistensi pengalaman dan komunikasi merek, sehingga mampu meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan di tengah persaingan kuliner lokal.