Sampah merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan masyarakat, terutama di daerah perkotaan. Sampah apabila tidak ditangani secara baik dan benar dari sumber sampah, maka akan menimbulkan masalah terhadap kesehatan, sosial, ekonomi dan keindahan. Untuk mengurangi timbunan sampah dapat dilakukan dengan cara mengolah sampah dari sumbernya. Sampah merupakan permasalahan lingkungan dan masyarakat yang hingga kini belum ada solusinya. Terbatasnya tempat pembuangan sampah, memberikan permasalahan sampah ini semakin kompleks. Bank sampah digital menjadi salah satu alternatif dalam strategi pengelolaan sampah. Bank sampah digital merupakan salah satu program berbantuan digital yang dapat mengubah pola pandangan masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan menganalisis pemanfaatan bank sampah digital. Studi Literature Review dengan langkah pencarian database berbasis online melalui Google Scholar. Literature Review menunjukkan bahwa pengelolaan sampah terdiri atas pengurangan sampah. Pengurangan sampah meliputi mengurangi timbunan sampah, mendaur ulang, dan pengelolaan kembali sampah tersebut. Masyarakat sebagai penghasil sampah tergabung dalam bank sampah dan melakukan aktivitas pengumpulan, pemilahan, dan penabungan sampah anorganik bernilai ekonomi di bank sampah. Kemudian sampah dijual ke bandar sampah dan bank sampah mendapatkan uang dari penjualan yang kemudian didepositkan ke tabungan masyarakat sesuai dengan harga beli sampah dari masyarakat. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui bank sampah digital adalah karakteristik individu masyarakat bank sampah digital, dukungan lingkungan bank sampah digital dan persepsi masyarakat terhadap tata kelola Bank sampah digital