Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pelatihan Literasi Budaya dalam Pengembangan Kompetensi Pengajaran BIPA bagi Guru di An-Nikmah Al-Islamiyah Phnom Penh Institute Kamboja Ersila Devy Rinjani; Ulya Himawati; M. Ahsanul Husna; Man Sakrany; Fadhilatul Amalya Azizah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3679

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di An-Nikmah Al-Islamiyah Phnom Penh Institute, Kamboja, melalui pendekatan literasi budaya. Kegiatan dilatarbelakangi oleh keterbatasan kompetensi pedagogis pengajar, minimnya materi ajar kontekstual, serta belum terintegrasinya nilai-nilai budaya dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan model Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi aktif mitra dalam identifikasi kebutuhan, perancangan program, pelaksanaan pelatihan, monitoring, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dengan fokus pada pemahaman konsep literasi budaya, pengembangan strategi komunikatif dalam pengajaran BIPA, serta penyusunan bahan ajar berbasis budaya Indonesia yang relevan dengan konteks pelajar ASEAN. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi peserta, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor dari 62% (pre-test) menjadi 89% (post-test), serta meningkatnya kemampuan peserta dalam merancang pembelajaran komunikatif dan kontekstual. Monitoring dan evaluasi juga menunjukkan tingkat partisipasi dan kepuasan yang tinggi, serta adanya perubahan positif dalam sikap peserta terhadap integrasi budaya dalam pembelajaran BIPA. Program ini menghasilkan modul pelatihan, laporan kegiatan, karya ilmiah, serta penguatan jejaring kerja sama internasional. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi substantif dalam meningkatkan mutu pengajaran BIPA di kawasan ASEAN dan memperkuat diplomasi bahasa dan budaya Indonesia.