Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Makna Cinta Yang Hakiki Dalam Puisi “Tuhan, Kita Begitu Dekat” Karya Abdul Hadi W.M. (Kajian Semiotika Riffatere) : Penelitian Kadir, Herson; Awalia Karim, Nur; Monarfa, Frediyanto; Fairuzia; Susanti A. Kunuti, Sri; Magfirah Dehiyo, Wardatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4291

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna cinta yang mendalam dalam puisi “Tuhan, Kita Begitu Dekat” Karya Abdul Hadi W.M secara semiotika menurut teori Michael Riffaterre. Pendekatan semiotika memungkinkan makna puisi diungkap secara lebih objektif melalui tanda-tanda bahasa yang muncul di dalamnya. Proses ini dilakukan dengan membaca puisi melalui tahap heuristik dan hermeneutik, kemudian dilanjutkan dengan penentuan matriks, model, serta varian sehingga struktur dan makna puisi dapat dipahami secara lebih mendalam. Puisi “Tuhan, Kita Begitu Dekat menuliskan kalimat Tuhan kita begitu dekat berulang-ulang dibagi dalam tiga bait dan bait keempat hanya kita begitu dekat tanpa ada kata Tuhan lagi. Metode deskriptif diterapkan untuk menguraikan puisi agar mudah dipahami oleh pembaca sebagai karya sastra yang mengandung nilai estetik serta pesan yang bermakna. Sumber data penelitian ini dibagi menjadi data primer dan sekunder, data primer adalah puisi “Tuhan, Kita Begitu Dekat, semua data utama diperoleh dari objek kajian penelitian, dimana objek kajian dan makna yang dimunculkan berasal dari puisi tidak terkait dengan hal di luar puisi tersebut. Data kedua adalah data sekunder sebagai pendukung kajian, data ini diambil dari jurnal dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan data primer penelitian ini termasuk dalam kajian kepustakaan. Hasil penelitian adalah makna cinta yang mendalam puisi “Tuhan, Kita Begitu Dekat mengenai eksistensi Tuhan dalam setiap hal yang dilakukan hamba. Makna cinta yang ditemukan dalam puisi bukan sekadar hubungan antar individu, melainkan mencerminkan kedekatan spiritual dan rasa keterhubungan yang menyatu antara subjek lirik dengan objek yang dicintai.