Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembuatan dan Penerapan Pestisida Alami untuk Pengendalian Hama Tikus di Desa Sukorambi Kabupaten Jember Fauziah Ulfa, Shinta; Surya Pratama, Riandi; Nasrullah Wijaya, Ghani; Khoiriyah, Nailatul; Ilmi Munadhiroh, Qonita; Agustin, Karina; Fadilah Rosyad, Sofyano; Aufa Zahranah, Syakira; Indi Bilbinar, Shevila; Farhatin, Yuli; Nafis Saighoni, Muhammad; Yuslihul Imaniyah, Nanda; Makmun, Sukron
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5270

Abstract

Hama tikus merupakan salah satu Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang paling merugikan petani padi di Desa Sukorambi, Kabupaten Jember, karena mampu merusak tanaman secara masif dan menyebabkan penurunan produktivitas yang signifikan. Penggunaan pestisida kimia untuk mengendalikan hama ini seringkali menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan manusia, serta keseimbangan ekosistem. Oleh karena itu, diperlukan solusi pengendalian hama yang lebih aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan pestisida nabati berbahan dasar bawang putih (Allium sativum), serai wangi (Cymbopogon citratus), dan daun sirsak (Annona muricata) sebagai alternatif pengendalian hama tikus. Metode pelaksanaan meliputi pembuatan pestisida nabati melalui proses perendaman bahan untuk mengekstrak senyawa bioaktif, uji coba lapangan pada area sawah yang rawan serangan tikus, serta sosialisasi kepada kelompok tani mengenai cara pembuatan dan penerapannya. Hasil uji coba menunjukkan penurunan aktivitas hama tikus di lahan uji serta peningkatan keterampilan petani dalam memproduksi pestisida nabati secara mandiri. Program ini berkontribusi pada pengurangan penggunaan pestisida kimia, penurunan biaya operasional pertanian, serta peningkatan kesadaran petani terhadap praktik pertanian berkelanjutan. Dengan demikian, penerapan pestisida nabati berbasis tanaman lokal berpotensi menjadi solusi jangka panjang dalam pengendalian hama sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.