Anak sekolah dasar merupakan kelompok usia yang rentan dalam pemilihan makanan jajanan. Kebiasaan konsumsi jajananĀ tinggi namun sering kali tidak mempertimbangkan aspek kebersihan dan kandungan gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh media penyuluhan gizi berbasis card game terhadap perubahan pengetahuan dan sikap dalam memilih makanan jajanan pada siswa sekolah dasar. Desain penelitian adalah quasi- experiment, dengan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Teknik pengambilan sampel simple random sampling, sampel sebanyak 44 responden. Intervensi berupa penyuluhan gizi menggunakan media card game dilakukan dua kali dengan interval empat hari, instrument pada penelitian ini adalah kuesioner Pretest dan Postest. Untuk menganalisis pengaruh intervensi terhadap pengetahuan dan sikap digunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor pengetahuan tentang pemilihan makanan jajanan sebelum diberikan penyuluhan dengan card game adalah 51,36 poin dan sesudahnya meningkat menjadi 83,18 poin. Sikap anak sekolah dasar tentang pemilihan makanan jajanan sebelum diberikan penyuluhan dengan card game adalah 73,18 dan setelah bermain kartu meningkat menjadi 91,06. Hasil uji statistik wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p<0,05) antara pengetahuan dan sikap, sebelum dan sesudah diberikan intervensi, yang berarti terdapat pengaruh penggunaan media penyuluhan card game terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pemilihan makanan jajanan. Peningkatan pengetahuan responden setelah penyuluhan dengan media card game sebesar 30,67%, dan sikap 17,88%. Media card game ini dapat menjadi media yang efektif untuk memberikan edukasi bagi murid Sekolah Dasar dalam meningkatkan pengetahuan tentang pemilihan makanan jajanan sehingga berpotensi mendukung upaya pencegahan masalah gizi melalui peningkatan perilaku pemilihan jajanan sehat.