Miftahul Auliya Safitri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Laki-laki dalam Cengkeraman Patriarki pada Novel Ronggeng Dukuh Paruk (1982) karya Ahmad Tohari Miftahul Auliya Safitri; Nashiratunnisa; Sri Khairu Rahma; Sri Wahyuni
Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jundikma.v5i1.123

Abstract

Studi ini menganalisis hubungan kekuasaan dalam novel *Ronggeng Dukuh Paruk* karya Ahmad Tohari dengan perhatian khusus pada pengalaman ketidakadilan yang dialami oleh tokoh laki-laki. Penelitian yang ada selama ini cenderung menggambarkan perempuan sebagai pihak yang paling dirugikan oleh sistem patriarki, sementara laki-laki seringkali dianggap sebagai pihak yang berkuasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan bagaimana diskursus adat, moral, dan ekonomi justru menjadikan laki-laki sebagai individu yang turut mengalami penindasan, manipulasi, dan kerugian martabat di dalam struktur sosial Dukuh Paruk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui analisis mendalam terhadap teks novel. Proses analisis data menggunakan pendekatan analisis wacana kritis yang dipadukan dengan perspektif sosiologi sastra untuk memahami hubungan kekuasaan dalam konteks sosial dan budaya. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa laki-laki dalam novel mengalami kerugian ekonomi, ketidakmampuan emosional, manipulasi simbolik, penghilangan kemanusiaan, dan kekecewaan disebabkan oleh hubungan sosial yang bersifat transaksional. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa hubungan kekuasaan dalam novel tidak statis, di mana laki-laki tidak selalu berada pada posisi yang lebih tinggi, tetapi juga bisa menjadi korban kekuasaan dalam sistem patriarki dan tradisi sosial yang ada.